Diduga Nipu Kades, Cabup OKI Dilaporkan ke Polisi

KAYUAGUNG – KS, – Calon Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), yang maju dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), 6 Juni mendatang melalui jalur Independen, Sri Anggraini (38), warga Desa Tanjung Sari 11, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI, yang berpasangan dengan, Suyahman,  Selasa (7/5), dilaporkan oleh Kepala Desa (Kades), Tugu Jaya Kecamatan Lempuing, Mulyanto (34), ke Polres OKI.

Laporan tertuang dalam LP/B/157/V/2013/Sumsel/Res OKI, dimana penipuan tersebut terjadi pada hari Sabtu 20 Oktober 2012, di Desa Tugu Jaya, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI.

Korban Mulyanto melapor terkait dugaan aksi penipuan yang dilakukan pelaku Sri Anggraini terhadap dirinya hingga menderita kerugian sebesar Rp 100 juta.

Kades Tugu Jaya, Mulyanto menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Oktober 2012 lalu dimana saat itu Sri Anggraini yang masih aktif di salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), mendatangi dirinya lantaran terlibat masalah dan dalam waktu dekat akan di panggil oleh Polres OKI.

“Ya, dia (Sri Anggraini –red), yang masih aktif di LSM datang dan menanyakan jika saya ada masalah dan akan di panggil ke Polres OI,” ungkapnya mengawali cerita.

Saat itu, lanjut Mulyanto, pelaku langsung menawarkan diri bisa menyelesaikan kasusnya di Polres OKI dengan syarat yakni ada imbalan berupa uang sebesar Rp 100 juta. “Tiba-tiba saya mengaku dan seakan merasa terhipnotis,” ujarnya.

Tanpa pikir panjang, sambung Mulyanto, dirinya langsung menyetujui dan mentransfer uang tersebut ke rekening pelaku sebanyak enam kali dengan total keseluruhan Rp 100 juta.

“Tepatnya pada tanggal 20 Oktober 2012, saya telah mentransfer uang ke rekening pelaku sebanyak enam kali transaksi hingga berjumlah Rp 100 juta. Uang itu menurutnya untuk menutupi kasus saya di Polres,” ungkap korban.

Setelah berpikir panjang, lanjut Mulyanto, dirinya baru sadar dan merasa selama ini telah diamanfaatkan oleh pelaku untuk kepentingan pribadi. “Saya merasa telah di tipu, kerugian yang saya alami sebanyak Rp 100 juta, oleh sebab itu saya laporkan ke Polres OKI agar pelaku di proses sesuai hukum yang berlaku,” terangnya.

Kapolres OKI AKBP Agus Fachtulloh melalui Kasat Reskrim AKP Surachman, saat dikonfirmasi membenarkan, pihaknya menerima laporan korban atas nama Mulyanto, yang saat ini menjabat sebagai Kades Tugu Jaya Kecamatan Lempuing.

“Memang benar kami telah menerima laporan korban, pelaku atas nama Sri Anggraini. Tetapi saya tidak tahu apakah pelaku atas nama Sri Anggraini ini adalah orang yang saat ini menclonkan diri sebagai Cabup OKI dari jalur Independen atau bukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai aparat penegak hukum, pihaknya akan memproses secepatnya. “Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan kita,” singkatnya.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), OKI, Abdul Hamid Usman melalui Kasubag teknis Pemilu dan Humas, Dedi Irawan mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan jika ada salah satu Cabub OKI yang dilaporkan ke polisi terkait kasus penipuan.

“Intinya sekarang walaupun sudah ada laporannya, tetapi kasus tersebut belum ada keputusan dari majelis hakim Pengadilan maka yang bersangkutan masih tetap sebagai cabup. Kecuali sudah ada keputusan pengadilan yang menyatakan kalau yang bersangkutan bersalah maka KPU OKI akan mencoretnya,” ungkap Dedi.

 

Teks       : Emil Hidayat

Editor   : Junaedi Abdillah

 

 

 

 

 

 

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com