SFC Ubah Skema Permainan

KAS - HARTADI

Kas Hartadi | Foto Bagus KS

PALEMBANG | KS- Tanpa diperkuat Lee Dong-Won saat melawat ke markas Persiram Raja Ampat, Stadion Wombik, Sorong, Kamis (2/5) besok, pelatih Sriwijaya FC (SFC), Kas Hartadi mengisyaratkan bakal mengubah skema permainan.

Formasi pakem 4-2-3-1, 4-1-4-1 atau 4-3-3 yang selama ini kerap menjadi ‘oncak’ sang arsitek, kemungkinan besar akan ditinggal sementara. Demi mengedepankan formasi 4-4-2 yang akan diterapkan terhadap Mahyadi Panggabean dan kawan-kawan pada laga tersebut.

“Khusus lawan Persiram, kemungkinan besar kita bakal menerapkan formasi 4-4-2,” kata mantan asisten pelatih SFC era kepelatihan Ivan Venkov Kolev tersebut.

Mengubah skema pada pertandingan melawan klub berjuluk Dewa Laut, Kas mengungkapkan bukan tanpa pertimbangan yang matang. Dan juga bukan hanya karena alasan absennya Lee yang terkena akumulasi kartu kuning.

Lebih dari itu, menerapkan formasi klasik tersebut, Kas mengaku sengaja karena menyesuaikan dengan materi yang ada. Terlebih pada laga itu, Ahmad Jufrianto di posisi gelandang jangkar bakal ditarik kebelakang. Menggantikan peran Lee untuk menemani Abdul Rahman di jantung pertahanan tim.

Jelas, dengan minimnya stok pemain tengah untuk menemani Ponaryo Astaman sepeninggal Immanuel Padwa, formasi alternatif dipakai dengan memanfaatkan materi yang ada. Dimana dalam formasi empat gelandang sejajar, Popon (demikian Ponaryo disapa) bakal ditemani Erick Weeks Lewis sebagai duet gelandang tengah.

“Dalam menerapkan strategi, pastinya kita bakal menyesuaikan dengan komposisi pemain. Untuk itu saya meyakini tidak akan mengurangi kekuatan tim,” ujarnya.

Untuk tetap memainkan formasi 4-2-3-1, Kas sebetulnya masih memiliki nama pengganti. Selain Dodok Anang Zuanto yang dapat bermain sebagai jangkar, juga terdapat nama Lintang Trisno Putro yang memang berposisi sebagai gelandang bertahan.

Tetapi pelatih berusia 42 tahun tersebut tidak ingin mengambil resiko menurunkan Lintang yang minim pengalaman pada laga penting. Apalagi Persiram dihuni gelandang-gelandang berkualitas. Sedangkan Dodok telah diungkapkan akan disimpan lebih dulu guna menjadi pelapis seandainya salah satu pemain mengalami cedera.

“Tapi tetap tidak menutup kemungkinan kembali berubah. Kita akan lihat siapa yang paling siap untuk diturunkan,” tukasnya.
TEKS          :  SADAM MAULANA

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com