PPK OKI Gelar Bimbingan Hukum

KAYUAGUNG, KS- Dalam rangka persiapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada)  Gubernur-wakil gubernur dan Bupati-wakil bupati 6 Juni 2013 mendatang, para ketua dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), se-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (30/04) kemarin menggelar kegiatan bimbingan hukum, yang dilaksanakan di Hotel Dinesti Kayuagung.

Kegiatan bimbingan hukum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap tugas ketua dan anggota PPK se-Kabupaten OKI sekaligus untuk memberikan pembekalan dan pemahaman hukum kepada PPK dalam pelaksanaan pemilukada pada 6 Juni 2013 mendatang, sehingga ke depan mereka tidak menyimpang dan tahu akan tugas mereka sebagai ketua dan anggota PPK masing-masing. Sehingga nantinya dapat bekerja sebaik mungkin dan profesional sesuai aturan undang-undang yang berlaku.

Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OKI, Abdul Hamid Usman SH MHum, kegiatan bimbingan hukum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman para ketua dan anggota PPK di masing masing kecamatan, tentang apa saja yang harus dilakukan nantinya dalam menjalankan tugas PPK di lapangan saat pelaksanaan Pemilukada 6 juni mendatang.

Dengan mengacu pada aturan hukum dalam menjalankan tugasnya, diharapkan para PPK akan lebih profesional dalam bekerja terutama disaat pemilihan umum  di kecamatan masing masing.

Pihaknya berharap melalui kegiatan ini akan terwujud pelaksanaan pemilukada yang berkualitas, tertib aman dan demokratis.

Menurutnya kegiatan ini mengacu pada isi surat KPU pusat, yang mengimbau untuk membimbing para ketua dan anggota PPK sebelum pelaksanaan pemilukada, jangan sampai masing-masing aggota masih lemah dan belum paham terhadap tugasnya.

Kegiatan ini juga diharapkan ke depan masing-masing anggota PPK untuk betul-betul transparan dan tidak memihak kepada masing-masing calon kandidat, sehingga perjalanan pemilukada Kabupaten OKI dapat berjalan sesuai keinginan.

Buakan hanya itu, PPK merupakan benteng pertahanan, jadi mereka harus betul-betul menguasai tugas dan kewajiban PPK, apalagi pada pertarungan 6  Juni mendatang, Kabupaten OKI melaksanakan pemilukada serentak yaitu Bupati-wakil Bupati dan Gubernur-Wakil gubernur Sumsel.

Ia menambahkan,  bagi masyarakat yang tidak masuk dalam DPT pemilukada 6  Juni mendatang, masyarakat tetap dapat menggunakan hak suaranya, dengan menunjukkan KTP, KK, atau identitas lainnya.  Dengan syarat harus melapor pagi pagi ke PPK dan pemilihan dilakukan sebelum kotak suara ditutup paling lambat pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan pantauan Kabar Sumatera di lapangan, selain kegiatan bimbingan hukum, dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan kegiatan ramah tama dengan Kejari Kayuagung OKI.

 

Teks        : Emil Hidayat

Editor     : Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com