Perbaikan Jalan, Baru Rampung 50 Persen

 293 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS-Tahun ini, Pemerintah Kota (pemkot) Palembang menargetkan semua jalan di Palembang tidak ada lagi berlubang atau zero hole. Dari target tersebut, ada 200 titik jalan yang diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kota Palembang.

Untuk tahap awal, ada 80 titik jalan yang diperbaiki. Dari 80 titik tersebut menurut Kepala Dinas PU BM dan PSDA Kota Palembang Darma Budhy, baru 50 persen yang telah selesai diperbaiki.

“Ada 200 paket perbaikan jalan, yang kita kerjakan tersebar di 16 kecamatan, namun tahap awal ada 80 paket yang kita kerjakan. Itu menjadi prioritas, karena kondisinya yang harus secepatnya untuk diperbaiki,” kata Dharma ketika dibincangi, kemarin.

Jalan yang telah dan tengah diperbaiki tersebut yakni Jalan Bambang Utoyo,  Lemabang, Sukarami, Alang-Alang Lebar, Bukit Baru, Gandus. Jalan-jalan tersebut ada yang rampung, ada yang ditimbun, tahap pengecoran dan pengaspalan.

Ada dua jenis perbaikan yang dilakukan Dinas PU BM dan PSDA yakni ada yang di aspal , dan di cor. Pengaspalan dilakukan pada ruas jalan yang sejak semula sudah diaspal sehingga perbaikannya harus dengan mengaspal pula. Begitu pula dengan pengecoran. Jika semula jalan itu terbuat dari cor beton, maka akan diperbaiki dengan cor beton pula ataupun pada jalan yang baru dibangun.

“Ketebalan aspal atau cor beton bervariasi. Mulai dari 15-30 cm, tergantung jenis jalan, letak dan beban muatan kendaraan yang akan melintas,” sebutnya.

Jika jalan lingkar luar maka ketebalan cor atau aspal bisa mencapai 30 cm karena beban mobil angkutan, mobil pembawa material tanah, truk yang akan melintas berat sehingga kontur jalan harus tebal dan baik.

Sementara ketebalan ini akan dikurangi jika perbaikan hanya pada jalan kecil dalam permukiman. Pengurangan ketebalan bisa saja separuh dari ketebalan di jalan ruas utama atau hanya sedikit pengurangan.

“Kalau jalan utama sering dilalui kendaraan berat, tebalnya maksimal 30 cm. Sementara jalan biasa yang hanya dilalui motor dan kendaraan pribadi, ketebalannya bisa saja 15 atau 20 cm saja,” imbuhnya.

Ia juga berharap, setelah jalan diperbaiki warga ikut memeliharanya sehingga tidak cepat rusak. “Caranya dengan ikut mengawasi, jika ada kendaraan yang melebihi tonase jalan ya dilarang,” ungkapnya.

Sebelumnya Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra mengatakan, pemkot menargetkan tahun ini Palembang zero hole. “Tidak ada lagi jalan berlubang di Palembang. Tetapi kita tahun ini, tidak ada jalan baru yang akan kita bangun,” tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putera

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster