OKP Dijanjikan Rp100 Juta

 68 total views,  3 views today

PALEMBANG, KS– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, menjanjikan bantuan dana kepada setiap organisasi kepemudaan (OKP) di Sumsel yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Nilai bantuannya, cukup fantastis yakni mencapai Rp100 juta pertahun. Janji ini disampaikan Alex saat pelantikan pengurus KNPI Sumsel di Griya Agung, Minggu (28/4).

“Jika KNPI hanya mengajukan Rp50 juta, untuk bantuan setiap OKP di Sumsel itu masih terlalu kecil. Saya akan anggarkan Rp100 juta tiap OKP pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumsel 2014 mendatang,” janji Alex.

Alex yakin, bantuan itu bisa direalisasikan. Saat ini sebutnya, APBD Sumsel telah mencapai Rp6,2 triliun dan diyakini meningkat Rp7.2 trilyun di 2014 mendatang. Bahkan pada 2017 mendatang diyakini APBD Sumsel bisa mencapai Rp15 trilyun.

Dengan nilai APBD tersebut, bukan mustahil sambung Alex bantuan untuk OKP bisa direalisasikan. Namun sebutnya, itu butuh dukungan dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di Sumsel. Tak hanya sebatas para pemuda saja, bersama-sama mendukung terwujudnya rencana-rencana pembangunan yang telah dan akan dijalankan Pemprov Sumsel, nantinya.

Karenanya ia mengajak semua kepala daerah di Sumsel, untuk berlomba-lomba membangun jalan bebas hambatan, di wilayahnya masing-masing, yang tahun depan telah mulai direncanakan terealisasi, pembangunan jalan tol Kayuagung-Palembang dan Inderalaya-Palembang, demi menyokong terealisasinya program trans sumatera highways atau jalan bebas hambatan mulai dari provinsi Lampung hingga NAD.

“Maka saya, menantang para pemuda untuk menjadi bagian dari rencana-rencana besar ini, saya hanya minta waktu empat tahun saya, untuk mewujudkannya. Janganlah menjadi daun yang sulit diikat dan mudah terbakar, tapi jadilah daun hijau, yang jika bersama, mampu menaungi dan menyejukan seantero Sumsel ini,” ujarnya.

Ketum KNPI Taufan Eko Notorisiko menambahkan, KNPI merupakan wadah penghimpun para pemuda yang tergabung dalam sekian banyak OKP di negeri ini, yang strategis, meski diakuinya, sejumlah kalangan senior, memandang negative organisasi ini, dengan mengatakan, bahwa KNPI sebagai sebuah organisasi yang menghimpun para pemuda ini, ibarat daun kering yang mudah pecah, sehingga sulit untuk dihimpun.

“Stigma ini, menjadi pembelajaran dan motivasi serta ilham bagi kita semua, kedepan, untuk membuktikan bahwa stigma tersebut tak sepenuhnya benar. Atau dengan kata lain, saya mengajak para pengurus KNPI yang baru dilantik ini untuk fokus menghapus stigma itu,” kata Taufan

Sementara itu Ketua DPD KNPI Sumsel Muhammad F Ridho mengatakan, KNPI ibarat gerbong kereta batubara rangkaian panjang (babaranjang), yang diharapkan dapat melaju, menapak masa depan yang gemilang.

Selama masa jabatannya Ridho berjanji, akan terus memupuk dan menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga pekerja sektor informasl, serupa komunitas ojek dan sebagainya,l demi terciptanya kepengurusan KNPI yang benar-benar berbuat, demi Sumsel khususnya, dan negeri ini pada umumnya.

“Kami telah menjalan kerjasama dengan berbagai kalangan, mulai kalangan pelajar seperti para siswa dari SMAN 6 dan SMKN 2 Palembang, hingga komunitas para pekerja sektor informal, seperti Komunitas Ojek,” tukasnya.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com