4 Perusahaan Minta Keringanan

 81 total views,  3 views today

PALEMBANG, KS-Empat perusahaan di Kota Palembang yakni PT Semen Baturaja, CV Duta Karya, PT Taman Mandiri, dan SLB Harapan Mandiri, meminta keringanan dari Pemerintah Kota (pemkot) Palembang dalam pembayaran retribusi surat izin tempat usaha (SITU).

Permintaan itu menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Palembang HM Hoyin disampaikan, dengan beragam alasan.  Semen Baturaja misalnya, mengajukan keringanan dengan alasan mengganti nama PT Semen Baturaja Tbk tak lama usai membayar retribusi SITU dengan nama PT Semen Baturaja.

“Walaupun begitu, mereka tetap diwajibkan membayar retribusi untuk mendaftar ulang dengan nama baru. Nilainya Rp200 juta,” jelas Hoyin ketika dibincangi, kemarin.

Sementara CV Duta Karya dan PT Taman Mandiri meminta biaya retribusi disamakan sebelumnya. Demikian juga dengan SLB Harapan Mandiri. Pengajuan itu sambung Hoyin, akan dibahas lebih dahulu oleh tim yang terdiri Asisten III Setda Kota Palembang, BPKD, KPPT, serta instansi terkait.

Setelah itu sambungnya, akan diajukan ke Wali Kota Palembang untuk mendapatkan persetujuan. “wali kota lah yang berhak memutuskannya, apakah akan memberikan keringanan, dihapuskan atau tetap di wajibkan membayar retribusi sesuai dengan tagihan. Ini sesuai dengan Perda No No 17 tahun 2010,” ungkapnya.

Tetapi kata Hoyin, untuk yayasan sosial seperti SLB Harapan Mandiri biasanya pengajuan keringan itu akan disetujuhi. Namun untuk perusahaan komersil, akan dilakukan perhitungan ulang retribusi yang wajib dibayarkan.

Sementara itu Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Palembang Sadruddin Hadjar mengatakan, pengurangan retribusi bisa mencapai 50 persen. “Bisa saja keringanan biaya, misalnya bisa dua kali bayar.”

Biasanya, ujar Sadruddin, pertimbangan keringanan retribusi dilihat dari masa berlaku SITU. Seperti manajemen Hotel Azza yang mengajukan keringanan retribusi karena perubahan nama hotel.

“Nilai retribusinya sekitar Rp 20 juta dengan masa berlaku tiga tahun, karena itu diberikan keringanan bayar 10%. Pertimbangannya mereka sudah bayar dan masih berlaku izinnya, mereka hanya mengubah nama usaha,” Sadruddin membeberkan.

Terpisah, Wali Kota Palembang H Eddy Santana Putra sudah menyetujui ajuan permohonan keringanan PT Semen Baturaja TBK sebesar 25 persen. “Mereka baru bayar seminggu, tapi mereka ganti nama menjadi perusahaan terbuka. Berdasarkan aturan, mereka harus bayar lagi, tapi ada keringanan dari kita,” tukasnya.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com