Kebakaran Pabrik Korek Api Gas, Polisi Tetapkan Pemilik dan Manajer Tersangka

MEDAN I KSOL – Pascakebakaran pabrik korek api gas atau mancis yang menewaskan 30 orang di Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), polisi telah menetapkan dua orang tersangka. Keduanya yakni, Burhan (37) dan Lisnawati (43), masing-masing merupakan pemilik dan manajer pabrik korek api tersebut.

“Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini masih dalam pemeriksaan di Mapolres Kota Binjai,” ungkap Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto, Sabtu (22/6/2019).

Kapolres Binjai: Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Tewas karena Terperangkap

Nugroho menjelaskan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai lalai sehingga menyebabkan kebakaran pabrik yang menelan puluhan korban jiwa. “Sementara keduanya kami jerat dengan pasal kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain,” katanya.

Dia menambahkan, pabrik korek api gas itu merupakan rumah kontrakan yang diketahui dimiliki oleh Sri Maya (47), warga jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Langkat. “Rumah disewa oleh tersangka Burhan kepada Sri Maya,” ujarnya.

Kebakaran pabrik perakitan korek apis gas di Jalan Tengku Amir Hamzah, Desa Sambirejo, Kabupaten Langkat, Sumut, memakan banyak korban jiwa. Hingga kini, jumlah korban jiwa yang berhasil diidentifikasi sebanyak 30 orang. Para korban termasuk pekerja dan anak-anak mereka yang turut dibawa saat bekerja. Seluruh korban diketahui perempuan.

TEKS : inews.id I Editor : Maria Christina




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com