Ramadhan, Konsumen Elpiji 3Kg Meningkat

PAGARALAM, KSOL--Memasuki pekan kedua bulan Ramadhan 1440 Hijriyah, masyarakat konsumen yang beralih dari tabung gas elpiji 12 kg ke tabung 3 kg (Tabung melon,red) terus meningkat. Sedangkan persedian tabung melon tersebut di pasaran menipis, walaupun stoknya saat ini terbilang aman di Kota Pagaralam ini.

“Konsumen yang biasa menggunakan tabung gas elpiji 12 kg sejauh ini kian berkurang dan mulai beralih ke tabung 3 kg,” ujar Jonsi, salah seorang pengelola pangkalan gas elpiji di kawasan Griya Bangun Sejatera Pagaralam Utara, Jumat (17/5/2019).

Menurutnya, memasuki pekan kedua bulan puasa dan menjelang perayaan Idul Fitri, penjualan gas tabung 3 kg relatif meningkat. Termasuk harga penjualannya pun mudah terjangkau jika dibandingkan dengan tabung 12 kg yang harganya bisa mencapai ratusan ribu.

“Stok tabung 3 kg sejauh ink tidak mengalami kendala di lapangan. Sementara harga isi ulang gas elpiji tabung 3 kg, kita jual Rp18 ribu per tabung,” paparnya seraya mengatakan kalau isi ulang gas elpiji tabung 12 kg dikisaran Rp156 ribu.

Ditambahkan Sutriyah, salah seorang ibu rumah tangga di Hebat Baru Ilir Kecamatan Pagaralam Selatan menuturkan, dirinya lebih nyaman memakai tabung gas elpiji 3 kg,  mengingat harganya lebih ekonomis dan bisa menghemat pengeluaran belanja bila dibandingkan tabung gas elpiji 12 kg.

“Selain lebih ekonomis, harga isi ulang tabung gas elpiji 3 kg lebih terjangkau dan tinggal cara penggunaannya saja agar dapat lebih hemat lagi,” sambungnya.   

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Pengelolaan Pasar Kota Pagaralam (Disprindagkop UKM PP), Gindo Simanjuntak SST MM didampingi Kabid Perdagangan Fitra Ardiansyah AAP MSi mengatakan, sejauh ini pihaknya memastikan bila stok gas elpiji di kota ini masih aman.

Meskipun demikian, mengenai harga penjualan pihaknya tidak bisa menekan atau mematok harga.

“Saat ini untuk harga dipasaran sudah sesuai dinamika dan mekanisme pasar, apalagi hal itu berlangsung secara nasional,” singkatnya.

Teks : Antoni Stefen I Foto : Net




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com