18 Tahanan Penjebol Sel Mapolresta Palembang Masih Buron

PALEMBANG I KSOL — Tim gabungan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palembang dan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Selatan baru bisa menangkap 12 dari 30 tahanan yang melarikan diri dari sel penjara Mapolresta Palembang pada Minggu (5/5) dini hari lalu. Sebanyak 18 tahanan masih dalam perburuan.

Kapolresta Palembang, Komisaris Besar Didi Hayamansyah mengatakan 10 tahanan ditangkap hingga Senin (6/5). Sementara 2 tahanan lain baru ditangkap pada Selasa pagi hari, keduanya yakni Rajab Semendawai (20) dan Maulana Ismail (24), warga Lorong Kalibaru V, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati.

“Keduanya terjerat kasus penyalahgunaan narkoba dan ditangkap aparat Polsek Kertapati. Setelah dua hari melarikan diri, mereka ditangkap di kawasan Kertapati, tidak jauh dari kediaman orang tua mereka,” ujar Didi.

Sementara 10 tahanan yang lain yang sudah ditangkap yakni M Iki Gunawan (36) warga Lorong Keramat Kecamatan Seberang Ulu II, Fahmi (30) warga Jalan Slamet Riyadi Kecamatan Ilir Timur II, M Trisno alias Aak (21) warga Jalan PSI Lautan Kecamatan Gandus, Wahyu Budiman (25) warga Jalan Peltu Tulus Yahya Kecamatan Ilir Timur II, dan Bimo Saputra (22) warga Jalan Sukakarya II Kecamatan Sako.

Lalu M Zaim Fadly (40) warga Jalan Bungaran II Kecamatan Jakabaring, M Suhandri (36) dan Zahri (46) warga Lorong Keramat Kecamatan Seberang Ulu II, Alvin Febriansyah (36) warga Jalan Lukman Idris Kecamatan Sukarami, dan Hendri Romiyo (36), warga Jalan Jepang Kecamatan Sako.

Didi mengimbau kepada para tahanan yang masih buron agar menyerahkan diri. Terus melarikan diri, ujar dia, hanya memperberat hukuman yang akan mereka terima. Apabila menyerahkan diri akan mendapat pertimbangan keringanan dari pengadilan.

“Kita pun tak segan-segan melumpuhkannya dengan timah panas jika yang bersangkutan melawan. Saya berkali-kali mengimbau untuk menyerahkan dirinya. Dan kepada pihak keluarga agar membantu kepolisian menyerahkan keluarganya yang kabur. Ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar dia.

Pihaknya masih memeriksa secara intensif petugas piket jaga dan salah satu istri tahanan yang membantu para tahanan tersebut melarikan diri.

“Indah istri dari salah satu tahanan kita masih diperiksa. Kita juga masih memeriksa 7 petugas jaga, mereka sudah ditempatkan di tempat khusus untuk menjalani pemeriksaan,” ujar Didi.

TEKS/FOTO : CNN INDONESIA




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com