Replika Kapal Cheng Ho Sepi, Dispar Sumsel Akan Adakan Ekspedisi Bersama

PALEMBANG, KSOL — Pelaksana Harian Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Aufa S Sarkomi mengatakan pihaknya saat ini sedang fokus mengembangkan wisata sejarah di Sumatera Selatan, khususnya perihal Laksamana Cheng Ho.

Dia menjelaskan, Dinas Pariwisata Sumsel akan membentuk Tim Ekspedisi Jejak Laksamana Cheng Ho di Palembang. “Kami akan mengajak kerjasama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” kata dia, Senin 18 Februari 2019.

Aufa mengatakan program itu akan dilaksanakan bersama dua negara ASEAN lainnya, yakni Malaysia dan Thailand. “Kegiatan bersama itu IMT-GT, Indonesia-Malaysia-Thailand Growth TriAngle,” lanjutnya.

Sebelumnya, Koran Sriwijaya mengabarkan bahwa replika Kapal Cheng Ho saat ini sangat sepi dari pengunjung. Pada Sebuah kapal yang terpajang di bibir kanal Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya di Karang Anyar, Palembang, dengan panjang 17 meter dengan lebar 2 meter itu tampak tak ada pengunjung sama sekali.

Kapal yang ada buritan, berbentuk pondokan tempat berteduh beratap genting, dan berdinding papan bercat warna hijau, juga dilengkapi beberapa jendela kecil di sisi kiri, kanan maupun belakang.

Di tengah kapal, ada tiga layar berkembang. Pada luar papan kapal bercat kuning, putih, hitam dengan lis merah terlihat ada bagian-bagian sudah lapukan bahkan dikatakan Sejarawan Universitas Sriwijaya, Farida Wargadalam sangat tidak mirip dengan Kapal Cheng Ho.

Faridah mengatakan, replika kapal itu bahkan mirip Perahu Kajang khas Sumatera Selatan.
Hanya saja yang menanadakan kapal itu adalah kapal Cheng Ho, yakni adanya merek yang letaknya sedepah di depan papan warna-warni perahu. Huruf-huruf itu berdiri tegak terbuat dari stainless, tertulis: Kapal Cheng Ho.

Kapal itu bukanlah sisa-sisa atau salah satu bagian dari 62 kapal besar yang berisi 27.800 awak kapal dipimpin Cheng Ho ketika dia melakukan perjalanan pertama yang melintasi beberapa daerah Nusantara saat itu, termasuk Palembang.

“Kita akan fokus pada ekspedisi, semoga pengunjung akan ramai dan bertambah pemahaman sejarah,” kata Aufa.

TEKS ; AHAMD SUPARDI   I  FOTO   : GOOGLE IMAGE




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *