Perselisihan PT.SRMD Akan Berlanjut ke PHI

LUBUKLINGGAU, KSOL — Perselihan antara PT. Pelita Wira Sejaterah (PWS) dengan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Pimpinan Unit Kerja (PUK) PT. Sele Raya Merangin Dua (SRMD) masih terus berlanjut.

Penasehat Hukum SPSI PUK PT. SRMD Gabril mengatakan, jika pihaknya untuk langka selanjutnya akan lanjut ke Pengadilan Hubungan Industrian (PHI).

“Tahapan awal kita sudah melakukan mediasi, berdasakan apa yang sudah kami tuntut, bahwa apa yang telah dilakukan oleh PT PWS memberikan pekerjaan kepada PT SBP, itu melanggar aturan dan ilegal,”terang Gabril, Jumat (15/2/2019).

Gabril menyangkal, jika PT. PWS itu menyalahi aturan dan sangat fatal. Dan diungkapkannya berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia nomor 19 tahun 2012 pasal 18, yang berbunyi Perusahaan Penyedia jasa atau buruh dilarang menyerahkan pelaksanaan sebagian atau seluruh pekerjaan yang diperjanjikan kepada perusahaan penyedia jasa atau buruh dan lainnya.

Sementara Penasehat Hukum PT. PWS dan PT. SBP Edwar Antoni mengatakan tahapan penerimaan karyawan telah pihaknya sampaikan kepada masyarakat dan pemerintah berwenang.

“Tetakhir kita tutup tanggal 7 febuari 2019 kemarin, bagi PWS tuntutan delapan orang pekerja ex Lamindo sudah tidak berdasar lagi, PT PWS dan SBP telah mematuhi aturan yang ada,”kata Edwar Antoni, Sabtu (16/2/2019).

Dilanjutkan ia terbukti dari 400 orang ex Lamindo rekomendasi PT.SRMD telah bekerja di bawah manajemen SBP 363 orang. Untuk itu ala yang di amanatkan telah pihaknya jalankan. Lebih fari 98 persen pekerja ex Lamindo telah menandatangani agrement.

Dan terkait delapan orang yang hingga tanggal 7 Februari 2019 kemarin dikatakannya tidak kunjung beritikad baik untuk dirinya sendiri bekerja pada manajemen pihaknya, itu adalah hak mereka dan pihaknya anggap sah sah saja.

“Manajemen saat ini siap menuggu di PHI, dan kita harapkan mereka menghormati proses ini dan tidak membuat kegiatan dan hal hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

TEKS : TIM  I  FOTO : GOOGLE IMAGE



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *