Ustadz Fauzan Yayan, Lounching Rumah Tahfidz  Barokah, Pemprov Sumsel berjanji akan lebih perhatian

PALEMBANG  I  KSOL  – Gerakan Rumah Tahfid Sumatera Selatan di Sumsel kian melebarkan jaringannya. Kali ini,  Ustadz H. Masagus Ahmad Fauzan, S. Sos.I Pelopor Gerakan Rumah Tahfid di Sumsel kembali melonuching  Rumah Tahfidz  Barokah Ki Marogan Palembang.

“Rumah Tahfidz ini, menampung anak-anak kurang mampu, untuk kemudian kita akan melakukan kerjasama dengan pesantren tahfidz Ki Marogan yang dibina oleh Ustadz  H Ahmad Fauzan Yayan. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas anak didik, khususnya calon hafidz dan hafidzah di Sumsel,” ujar H Imron Jamal, Ketua pembina rumah tahfidz Barokah Ki Marogan, saat memberi sambutan, Ahad, (2/12/2018).

HIKMAT – Suasana jemaah yang datang dengan hikmat mengikuti acara lonuching Rumah Tahfidz Barokah Ki Marogan Palembang, Ahad, (2/12/2018). (Foto. Dok/KSOL/Ahirman)

Lebih lanjut Jamal mengatakan, para santri yang belajar, dibebaskan dari biaya alias gratis. Oleh sebab itu Jamal mengajak kepada seluruh warga dan masyarakat dapat ikut dalam kelangsungan rumah tahfdz ini.

Pada Peresmian dan lounching  Rumah Tahfidz Barokah Ki Marogan yang dilaksanakan di Jalan D.I Panjaitan Lorong Lama, Kelurahan Bagus Kuning Plaju Palembang, Ustadz Ahamd Fauzan Yayan mengatakan, rumah tahfidz ini sengaja diberi nama Rumah Tahfidz Barokah Ki Marogan. “Dengan harapan, lanjut Ustadz Yayan, semua dapat kebaikan dan keberkahan dari Ki Marogan,” tegasnya.

Menurutnya rumah tahfidz dewasa ini sudah lebih dari 300 yang menyebar di Sumsel. Kata Usatdz Yayan,  ini membuktikan rumah tahfidz sangat diminati oleh masyarakat karena dampak positifnya sangat dirasakan langsung masyarakat.

“Untuk itu ke depan saya akan tetap berkomitmen menjadi pelopor untuk membumikan dan mendorong rumah tahfidz di Sumatera Selatan sampai ke penjuru Sumsel lebih baik lagi,” ujar Caleg DPRD Provinsi SUMSEL DAPIL I ini.

Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru yang kali itu diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel, Prof Eduar Juliartha mengatakan, konsep rumah tahfidz sudah di terima masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah harus memberikan perhatian lebih baik pada rumah tahfidz di Sumsel.

Lebih lanjut, Eduar mengatakan, dengan peresmian ini di masa mendatang diharapkan dapat menambah kualitas umat dan persatuan umat dalam semangat kebangsaan.

“Kedepannya, rumah tahfidz yang sudah menjadi gerakan sosial ini akan mampu memberikan solusi bagi generasi untuk menyikapi berbagai persoalan umat dan bangsa, berbagai isu kebangsaan, umat dan berita-berita hoax yang dapat merusak anak bangsa hingga dapat di sikapi oleh santri sebagai bagian dari anak bangsa secara arif dan bijaksana,” tegasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda resminya Rumah Tahfidz Barokah Ki Marogan. Turut hadir Lurah Bagus Kuning,  tokoh masyarakat Supadmi Kohar, Ketua RW.03, Ketua RT. 09 dan masyarakat sekitar.

TEKS : H AHIRMAN RASYID   I  EDITOR  :  IMRON SUPRIYADI   I  FOTO  : DOK.KSOL/AHIRMAN



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *