UAS : Umat Islam Harus Jadi Caleg, Kalau Tidak Monyet-Monyet Bakal Mencaleg

PALEMBANG  I  KSOL — Dalam ceramahnya di depan ribuan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang (UIN-RF), Ustadz Abdul Somad (UAS) menyampaikan kalau alumni-alumni UIN-RF harus jadi pemimpin. misalnya menjadi Calon Legislatif (Caleg) di daerahnya masing-masing.

“Umat Islam harus sanggup jadi caleg, kalau tidak maka monyet-monyet (orang-orang yang jahat pada umat) bakal mencaleg,” kata UAS di acara Tablikh Akbar Maulid Nabi Muhammad Saw 1440 H, sekaligus memperingati Hari Lahir UKMK (Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus) LPTQ&D (Lembaga Pengembangan Tahfidz Qur’an dan Dakwah), di Gedung Akademik Center (AC) UIN-RF, Palembang, Jumat (23/11/2018).

Menurutnya, bila umat Islam ingin mengikuti Nabi Muhammad Saw, maka umat Islam harus jadi pemimpin, seperti menjadi bupati, tetapi jadilah bupati yang rendah hati. UAS juga menyampaikan kalau mahasiswa-mahasiswi UIN-RF harus bercita-cita jadi pemimpin, sebagai contoh misalnya jadi gubernur, bupati dan menteri.

“Anak-anak UIN-RF harus jadi gubernur, bupati dan menteri. Cukup sampai situ saja. Karena kalau saya sekarang bicara supaya anak-anak UIN jadi presiden bahaya, karena pembahasan ini lagi sensitif sekarang. Soalnya masih banyak orang-orang yang mau mencari kesalahan saya,” tambah pria lulusan Universitas Al-Ahzar, Cairo, Mesir ini.

UAS juga mengatakan ketika umat islam nanti jadi pemimpin, maka perjuangkanlah aturan-aturan islam. Yang pertama produk-produk buatan islam harus diutamakan, kedua peraturan daerah (perda) syariah harus diterapkan, karena melayu adalah islam, terakhir buatlah perda zakat, supaya dapat mengangkat martabat orang-orang miskin.

UAS pun menyatakan harapannya kepada pemimpin-pemimpin islam agar terus berjuang untuk umat. “Ya Allah, semoga caleg-caleg yang memperjuangkan islam, dudukanlah mereka disana agar punya jabatan. Yang jahat pada umat matikanlah Ya Allah,” tegas UAS diakhir ceramah.

Selain persoalan pemimpin, UAS juga menghimbau agar seluruh mahasiswa UIN-RF mengikuti apa yang Rasulullah contohkan. Ada 5 hal lagi yang harus dipelajari mahasiswa UIN-RF kata UAS, 5 persoalan ini  akan membuat mahasiswa betul-betul memahami bagaimana Nabi Muhammad Saw sesungguhnya.

“Yang pertama Nabi Muhammad Saw tidak pernah minta uang dengan orang tua. Kedua Nabi Muhammad SAW itu enterpreuner (pengusaha), Nabi Muhammad SAWtidak pernah pacaran, keempat Nabi Muhammad Saw itu kaya, karena kalau masyarakat kaya maka umat tidak akan makan uang politik (money politik). Kelima Nabi Muhammad SAW ibadahnya kuat,” imbuh UAS.

Ketua Umum LPTQ&D UIN-RF, Seto Nuryasin menyampaikan, ketertarikannya dengan pada pembahasan UAS,  terutama tentang pemimpin.

“Dari 6 persoalan yang disampaikan UAS, saya sangat tertarik dengan poin pemimpin,” kata Seto. Menurutnya, jika ia sangat ingat dengan poin ceramah UAS tentang pemimpin. Karena sebagai pemimpin tambah Seto terutama laki-laki, dimasa depan kan laki-laki jadi pemimpin, walaupun kita tidak memimpin yang besar setidaknya kita bisa memimpin rumah tangga kita sendiri.

Seto juga menambahkan kalau ia senang dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw kali ini. Karena Maulid Nabi Muhammad Saw kali ini dihadiri UAS.

“Saya dan seluruh panitia senang dengan hadirnya UAS, selama ini acara yang dilaksanakan di gedung AC UIN-RF tidak sampai sebanyak ini. Tapi karena penceramahnya UAS maka tablikh akbar ini dibanjiri oleh peserta. Walau panas tapi jumlah peserta yang terdaftar di acara ini berjumlah 28 ribu,” tegas Seto kepada kabarsumatera.com diakhir acara.

Pada kesempatan itu, Wakil Rektor II UIN-RF Palembang, DR. Zainal Berlian,MM.,DBA mengatakan, jika dirinya sangat antusias dengan adanya acara Maulid Nabi Muhammad Saw saat ini.

“Saya sangat senang dengan kehadiran UAS di Palembang. Saking antusiasnya mahasiswa UIN-RF, jumlah mahasiswa yang hadir di acara ini berjumlah 10.000 orang” kata Zainal Berlian di acara Tablikh Akbar Maulid Nabi Muhammad Saw 1440 H, sekaligus memperingati Hari Lahir UKMK LPTQ&D, di Gedung AC UIN-RF, Palembang, Jumat (23/11/2018).

Zainal Berlian juga menyampaikan harapannya agar UAS datang lagi ke kampus UIN-RF dan selalu memberikan hikmah tentang Maulid Nabi Muhammad Saw kepada mahasiswa-mahasiswi di UIN-RF.

TEKS : MUHAMAMD RIDHO  I  FOTO  : GOOGLE IMAGE




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com