Rika, rela bangun jam 04.00 WIB, demi Mata Najwa on Stage

PALEMBANG  I  KSOL  — Rika Damayanti, salah satu mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, pagi itu, Jumat (19/10/2018) harus merelakan diri bangun pukul 04.00 WIB.

Bukan lantaran dikejar waktu mata kuliah yang pindah jam, atau karena ketakutan tertinggal pesawat dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Tapi kali itu, perjuangan Rika membuka mata di pagi buta, untuk menyiapkan diri berebut tiket Mata Najwa on Stage di Palembang.

ANTRIAN — Suasana warga PAlembang yang berjubel menghadiri Mata Najwa on Stage di Palembang, Sabtu (20/18/2019) (Foto. Dok KSOL/Anwar Pratama)

“Saya rela bangun jam 4 subuh di hari pembukaan untuk registrasi tiket Mata Najwa On Stage (MNOS). Saya berharap semoga acara ini membuat seluruh masyarakat Palembang menjadi lebih senang dengan kehadiran Mbak Nana (panggilan akrab Najwa Shihab),” ujar Rika, kepada Kabar Sumatera.com, Jumat (19/10/2018).

Bukan sekadar melawan kantuk di pagi hari, keinginan Rika untuk merebut tiket MNOS itu, saat di lokasi Rika juga harus sabar mengantri, dengan risiko menahan sengatan matahari.


BACO JUGO BERITA LAINNYO : Mata Najwa on Stage Palembang : sempit, sumpek dan panas, tapi Greget


Tapi rasa senang itu mengalahkan semuanya. Sebelum sampai lokasi, Rika juga harus menempuh perjalanan dengan Bis Trans Musi (TM) yang lumayan jauh, antara Kampus UIN Raden Fatah di Jalan Sudirman menuju Jaka Baring.

“Saya senang sekali dengan acara ini. Bela-belain pergi dari kampus UIN Raden Fatah Palembang ke Jakabaring, mengantri dan menahan panas demi tiket Mata Najwa On Stage,” ujar mahasiswi jurusan Jurnalistik UIN Raden Fatah Palembang ini.

Bukan hanya Rika, tetapi Wira, salah satu mahasiswa Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya (UNSRI) juga mengalami hal sama. Bahkan, Wira mengaku saat hari pertama dibuaknay registrasi online kehabisan tiket. Tapi, minat yang kuat dalam diri Wira mendorongnya untuk mendaftar kembali di hari berikutnya.

“Walaupun sempat kehabisan tiket di hari pertama pembukaan registrasi online Mata Najwa On Stage, tetapi tidak mengurungkan niat saya untuk mendaftar. Keesokan harinya saya langsung buru-buru memesan tiket begitu pembukaan registrasi Mata Najwa On Stage dimulai,” ujarnya.

Seperti juga Rika dan peserta lainnya, demi merebut tiket MNOS, Wira juga dipaksa keadaan harus antri dan menahan panas matahari kurang lebih satu jam.

“Saya rela 1 (satu) jam mengantri di area antrian dan panas-panasan di sini untuk menukar tiket online Mata Najwa On Stage di stan official Trans 7,” ujarnya, saat ditemua Kabar Sumatera di lokasi antrian Jumat (19/10/2018).

BERJUBEL – Panas, berjubel dan berdesak-desakan. Tapi ratusan warga di Palembang tetap setia menunggu giliran dalam acara Mat Najwa on Stage di Palembang, Sabtu (20/10/2019). (Foto. Dok.KSOL/Anwar Pratama).

Abi Manyu, Public Relation (Purel) MNOS mengatakan, persiapan penukaran tiket maupun acara ini sampai sudah siap 90 %. “Semua persiapan sudah 90 %. Segala persiapan kegiatan Mata Najwa On Stage ini juga dimulai dari Senin (15/10/2018) sampai Jumat (19/10/2018),” ujar Abi.

Menanggapi penukaran tiket yang sempat habis, menurut Abi para official Trans 7 menunggu masyarakat yang menukar tiket sampai hari Jumat (19/10/2018). “Jika masyarakat yang menukar tiket online belum mencapai 7.500, hari berikutnya dibuka kembali registrasi dibuka kembali selama satu hari lah,” tegas Abi.

Di balik kesuksesan MNOS di Palembang, ada sejumah personil yang tidak banyak diketahui masyarakat. Sebagai bentuk kesiapan timnya, baik pada saat hari pelaksaaan dan pra acara, Abi menyebutkan  pihaknya menyiapkan dua tim, yaitu Tim On Air dan Off Air.

Tak tanggung-tanggung. Paling tidak, ada 150 orang yang disiapkan Abi untuk mengawal MNOS di Palembang. Kata Abi, program ini berhasil atas daya minta dan antusias warga Palembang.

“Acara Mata Najwa On Stage ini terwujud di Palembang karena antusiasme masyarakat Palembang dengan kehadiran Najwa Shihab,” lanjut Abi.

Selain para pengunjung yang ingin menukar tiket, turut hadir Komunitas Mata Kita (KMK) Sumatera Selatan. Komunitas ini merupakan kelompok yang fokus pada edukasi (pendidikan) masyarakat (teruma anak muda) supaya bisa seperti Najwa Shihab.

“Komunitas Mata Kita Sumatera Selatan punya akses untuk mempertemukan fans-fans Mbak Nana dengan Najwa Shihab. Kami punya akses supaya pemuda di Palembang bisa sharing langsung dengan Najwa Shihab,” ujar Aprilia, salah satu anggota KMK omunitas Sumsel, Jumat (19/10/2018).**

TEKS : MUHAMMAD RIDHO   I  FOTO : ANWAR PRATAMA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *