Peduli Palu dan Donggala, IKAMI Sulsel Palembang ajak warga tidak apatis

PALEMBANG  I  KSOL – Berbagai dukungan terus mengalir pasca bencana gempa dan Tsunami yang menerjang kota Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tngah (Sulteng). Kali ini giliran Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Sulawesai Selatan (IKAMI Sulsel ) cabang Palembang.

Mereka turun ke jalan guna menggalang dana bagi korban gempa dan Tsunami di Sulteng. Aksi peduli ini digelar di simpang lima kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan, Minggu (14/10/2018).

“Aksi ini sudah kami lakukan selama empat hari, terhitung dari tanggal 11 hingga 14 Oktober. Tujuannya untuk membantu saudara-saudara kita di Palu dan Donggala, yang menjadi korban gempa dan Tsunami, ” ujar Muhammad Hadi, Ketua IKAMI Sulsel cabang Palembang.

Ia menambahkan, pengglangan dana dilakukan agar masyarakat Palembang tidak bersikap apatis terhadap nasib sanak saudara di Sulteng.

“Negara lain juga ikut membantu, jadi kita tinggal dalam bingkai NKRI tidak boleh menutup mata,” tegasnya.

Berbagai dukungan terus mengalir pasca bencana gempa dan Tsunami yang menerjang kota Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tngah (Sulteng). Kali ini giliran Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Sulawesai Selatan (IKAMI Sulsel ) cabang Palembang.

Dalam penggalangan yang digelar selama empat hari ini, IKAMI Sulsel cabang Palembang berhasil mengumpulkan uang sekitar Rp 18 juta yang merupakan sumbangan dari masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam IKAMI Sulsel.

Sementara itu, Etika salah satu anggota IKAMI Sulsel mengungkapkan, melalui kegiatan ini selain menjadi ajang silaturahim antar anggota, juga untuk membantu masyarakat Sulteng yang menjadi korban gempa dan Tsunami.

“Ya kita sebagai mahasiswa tentu membantu sesuai dengan cara kita agar bisa meringankan beban saudara kita di Palu dan sekitarnya,” jelas mahasiswi Sekolah TInggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Palembang ini.

TEKS / FOTO : ANDI HARYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *