Lagi, Lombok Diguncang Gempa Magnitudo 7,0, 1 orang terluka

JAKARTA  I  KSOL  — Gempa kembali menguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa gempa dengan magnitudo 7,0 terjadi pada Minggu (19/8) malam. “Info gempa, dengan magnitudo 7,0, 19 Agustus 2018 pukul 21:56:27 WIB,”

Lokasinya ada di 8.28 Lintang Selatan, 116.71 Bujur Timur, atau 30 km Timur Laut Lombok Timur.  “Kedalamannya 10 Km,” lanjut BMKG.

Satu Orang Terluka

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melansir satu orang menderita luka ringan dan dua orang lainnya pingsan akibat gempa susulan magnitudo 6,5 di Lombok Timur tadi siang, Minggu (19/8).

“Dampak gempa susulan, satu orang luka ringan, 2 orang pingsan, dan beberapa rumah mengalami kerusakan di Lombok Timur,” ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, melalui akun Twitternya, Minggu (19/8).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 814 kali gempa susulan sejak gempa berkekuatan 7.0 magnitudo mengguncang Pulau Lombok dan sekitarnya pada Minggu, 5 Agustus 2018 lalu.

“Hingga hari ini telah terjadi 814 kali gempa dan 33 kali di antaranya dirasakan dengan kekuatan yang cukup besar yang terjadi berturut-turut pada Minggu (19/8),” terang Kepala BMKG Dwikoritas Karnawati.

suasana akibat gempa di Lobok Timur (foto.cnn indonesia)

Gempa susulan yang pertama terjadi pada pukul 12.06 WITA dengan kekuatan magnitudo 5,4 dan episenter gempa pada 8,29 Lintang Selatan dan 116.62 Bujur Timut atau 25 km timur laut Lombok Timur, atau tepatmya pada lereng utara timur laut Gunung Rinjani dengan kedalaman 10 km.

Menyusul gempa kedua dengan kekuatan magnitudo 6,5 pada pukul 12.10 WITA dengan lokasi pada 32 km timur laut Lombok Timur yaitu pada lereng utara timur laut Gunung Rinjani atau 8,24 Lintang Selatan, 116.66 Bujur Timur dengan kedalaman 10 km.

“Analisis ini kami sampaikan dalam waktu tiga menit 33 detik selisih sekitar beberapa detik setelah gempa terjadi berdasarkan data dari 26 sensor yang terekam di BMKG,” katanya.

TEKS : CNN INDONESIA.COM




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *