Boyamin : Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan Yusri Efendi bisa jadi tersangka Korupsi dana hibah-Bansos

Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman

PALEMBANG  I  KSOL  — Alex Noerdin, Gubernur Sumatera Selatan, dan Yusri Effendi, Mantan Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, dapat menjadi tersangka korupsi dana hibah dan Bantuan Sosial (Bansos). Demikian diungkapkan Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman,   saat menunggu lanjutan sidang Ferry yang diduga melakukan ujaran kebencian di Pengadilan Tinggi Negri Palembang, (1/8/2018).

Dikatakan Pengacara Mantan Ketua KPK, Antasari Azhar, kedua pejabat Sumsel tersebut akan menjadi tersangka korupsi kasus dana hibah dan bansos. “Saya sudah berkomunikasi dengan Kejaksaan Agung, dan saya minta dinaikan ke atas karena ada pihak yang diuntungkan,” urai Boyamin.

Menurut Ketua MAKI,  yang datang ke Palembang sebagai saksi fakta bagi terdakwa Ferry, kedua pejabat Sumsel tersebut, Alex Noerdin dan Yusri Effendi sebetulnya telah terbukti melakukan penyelewengan dana hibah dan bansos dari  putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengatakan terdapat penggunaan dana APBD yang dipakai untuk pemilihan gubernur Sumsel 2013.

Boyamin menjelaskan bahwa kasus dana hibah dan bansos 2013 tersebut memang telah menyeret dua orang pejabat Sumsel ke dalam sel, dan sekarang sedang diperiksa belasan kepala dinas, diantaranya kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Sosial, dan lain-lain. “Mudah2an kasus korupsi dana hibah dan bansos ini dapat dirampung secara tuntas, termasuk aktor utamanya,” tegas Ketua MAKI yang berhasil memenangkan gugatan praperadilan terhadap KPK terkait kasus Century.

TEKS : TIM KSOL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *