PLN bersama INASGOC Lakukan Rekonsiliasi Kebutuhan Daya Asian Games 2018

PALEMBANG    I   KSOL  – Sebagai salah satu bentuk dukungan PLN untuk suksesnya Asian Games 2018 yang tinggal menghitung hari ini, PLN bersama INASGOC melakukan rekonsiliasi kebutuhan daya untuk seluruh titik-titik kegiatan di Kawasan Jakabaring Sport City (JSC).

Hal ini terkait adanya permintaan tambahan pasokan daya listrik untuk kegiatan ‘non-venue’ seperti tenda-tenda sponsor, lokasi panggung, dan acara-acara pendukung Asian Games nantinya. Kegiatan rekonsiliasi yang dilaksanakan pada tanggal 23-24 Juli 2018 ini dilakukan oleh pihak PLN bersama perwakilan INASGOC di Palembang dan dari Jakarta. Hal ini disampaikan oleh Manajer Area Palembang, Joni saat diwawancarai oleh media pada Rabu (25/07/18) di ruangan kerjanya.

“Sebelumnya, kami sudah menempatkan peralatan untuk memasok daya listrik sesuai dengan permintaan kebutuhan daya dari pihak INASGOC. Dalam perkembangannya, ada penambahan kebutuhan daya yang diminta oleh INASGOC, dan PLN siap untuk menempatkan peralatan penyedia listrik sesuai kebutuhan daya yang diminta,”ungkapnya.

PLN bersama INASGOC Lakukan Rekonsiliasi Kebutuhan Daya Asian Games 2018

Sambungnya, suksesnya pelaksanaan Asian Games tersebut bukan hanya kegiatan di venue saja, tetapi juga kelancaran kegiatan pendukung lainnya yang berada di luar venue. Kami dari PLN selalu siap dan support untuk memastikan peralatan listrik yang terpasang sesuai dengan kebutuhan daya yang diminta, bahkan lebih. “Kita tempatkan trafo distribusi dengan kapasitas yang lebih dari cukup, memastikan jalur utama listrik aman dan menyediakan jalur cadangan”, tambahnya.

“Satu venue akan di suplai dengan 5 lapis pengamanan, yakni suplai jaringan melalui 4 tingkatan backup, ini untuk antisipasi agar tidak terjadi padam, jika jalur-jalur tersebut masih tidak ter-backup, maka akan ada mesin genset, dengan seperti ini diharapkan sangat aman,”ungkapnya.

Dengan jumlah kebutuhan Daya Total yang diperlukan sebesar 9.031 kilo Volt Ampere atau 9,03 MVA, jumlah Trafo mobile atau Unit Gardu Bergerak (UGB) yang ditempatkan PLN sebanyak 19 unit dengan kapasitas antara lain: 400 kVA 18 unit, 250 kVA 1 unit. Serta dilakukan penambahan kapasitas trafo yakni 630 kVA sebanyak 2 unit dan 2.000 kVA sebanyak 1 unit.

“Kesemuanya untuk memasok tersebar seluruh venue dan lokasi penting yang yang tersebar di 17 titik termasuk di Bumi Sriwijaya dan Media Centre. Insya Allah aman untuk semua lokasi, semuanya akan kita support full termasuk kegiatan pendukung di seputar nya,”paparnya.”tutupnya.

TEKS : REL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *