Siap Terangi Papua, PLN menggelar acara Pelepasan dan Pembekalan

PALEMBANG   I  KSOL – Siap Terangi Papua, PLN menggelar acara Pelepasan dan Pembekalan bagi para peserta Ekspedisi Papua Terang di Auditorium PLN Kantor Pusat (27/7). Dalam acara pelepasan ini, Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali berterimakasih kepada seluruh pihak terkait Program Papua Terang ini dalam sambutannya.

“Kami menghaturkan banyak terimakasih, program ini merupakan legacy bersama demi kemajuan Indonesia, target Pemerintah bahwa di 2019 Rasio Elektrifikasi di Papua semakin meningkat, dalam mewujudkan ini perlu keterlibatan sebanyak mungkin komponen bangsa, dalam hal ini rekan-rekan mahasiswa sekalian.” kata Ali saat pelepasan peserta Papua Terang.

Para peserta diberikan pembekalan mulai dari pembangunan jiwa korsa dari TNI AD, pengenalan masyarakat papua dan topografi wilayah dari Papua Center UI, pemanfaatan data pengindraan jauh dari LAPAN, serta workshop fotografi dan jurnalistik dari pakar media massa.

Pembekalan dilakukan bersamaan dengan penandatanganan kerja   sama PLN dengan Perguruan Tinggi, TNI AD dan LAPAN pada 27 Juli 2018 di PLN Kantor Pusat, Jakarta.   Keberangkatan peserta Ekspedisi Papua Terang dilaksanakan pada 28 Juli 2018 dimana pelepasannya dilakukan di PLN Kantor Pusat, Jakarta.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan UGM Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr berpesan pada mahasiswa, untuk pertahankan Papua, pemerintah harus membangun secara cepat sehingga masyarakat Papua tidak merasa dianaktirikan.

“Sekarang Pemerintah sedang membangun infrastuktur yang baik di sana, termasuk sisi kelistrikan oleh PLN melalui program Papua Terang. Ini merupakan suatu langkah yang sangat positif,” jelasnya.

Berkontribusi membangun negeri menjadi keinginan Stella, salah satu mahasiswi Teknik Geomatrika ITS. “Saya ingin turut bersinergi membangun Indonesia, terutama di daerah-daerah Timur Indonesia, yang masih minim sarana dan prasarana, saya ingin berkontribusi dan mengabdikan ilmu-ilmu yang saya dapat di perkuliahan untuk membantu saudara-saudara di Papua,” kata Stella.

TEKS : REL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *