Pemkab Muba,  fokus pada Penyelesaian konflik agraria

MUSIBANYUASIN   I   KSOL  — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba segera merampungkan usulan daerah – daerah yang harus keluar dari hutan kawasan pada tahun 2018 ini.

“Untuk itu, dibutuhkan rencana dan konsolidasi yang baik dan sesuai aturan. Penyelesaian konflik agraria merupakan salah satu fokus utama kita, dan telah kita bentuk Satgas Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria Kabupaten Muba yang di ketuai Anwar Sadat,” tegas Plt Bupati Muba, Beni Hernedi, saat menghadiri peringatan hari jadi Dusun III Bumi Mulya dan Dusun V Bukit Makmur ke-15, di Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Sabtu (23/06).

Setelah mengucapkan selama ulang tahun kepada dua dusun tersebut, akan mengusulkan kedua dusun itu keluar dari zona  hutan kawasan. “Banyak di daerah kita warga yang bermukim dalam hutan kawasan, di sinilah negara harus hadir untuk kesejahteraan rakyat tentu akan kita perujangkan,” ujar Beni.

Sementara, Kades Simpang Tungkal, Kamaludin mengucapkan terima kasih, kepada Plt Bupati Muba beserta rombongan yang telah menghadiri acara peringatan hari jadi Dusun Bumi Mulya dan Bukit Jaya.

“Memang dua dusun di desa kami ini masuk dalam hutan kawasan, untuk itu kami mohon bantuannya kepada Pemkab Muba agar kami bisa hidup tentram dan damai,” ujarnya.

Kamaludin memasitkan, bahwa warganya siap mensukseskan Pilkada Gubernur Sumsel, dengan berpartisipasi  datang ke TPS menggunakan hak pilih nya masing-masing pada tanggal 27 Juni 2018.

Pada acara itu Beni bersama Camat Tungkal Jaya Firman Irawan, Kades Simpang Tungkal Kamaludin, dan Anggota DPRD Muba H Ismail melakukan pemotongan tumpeng sebagai tanda syukuran hari jadi kedua dusun tersebut.

TEKS : FORNEWS.COM




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *