Jelang Idul Fitri, Konsumsi Daging Sapi Meningkat

PAGARALAM   I   KSOL — Menjelang perayaan Idul Fitri 1439 H, sejauh ini konsumsi daging kian meningkat hingga membuat membuat petugas Bagian Peternakan Dinas Pertanian semakin gencar melaksanakan pengawasan terhadap peredaran daging disejumlah pasar tradisional  hingga  ketempat pemotongan sapi ataupun Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pertanian Kota Pagaralam, Jumaldi Jani SP, kemarin, Kamis (8/6/2018).

Menurutnya,  sejak bulan puasa hingga menjelang perayaan Idul Fitri 1439 H, konsumsi daging kian meningkat. Sebab itu pihaknya tengah mengiatkan pengawasan terhadap aktivitas pemotongan sapi hingga RPH yang ada.

“Kita semakin inten melakukan pengawsan terhadap peredaran daging yang ada disejumlah pasar tradisional hingga disejumlah RPH,” jelasnya.

Berdasarkan pendataan disejumlah RPH lanjutnya, jumlah sapi yang di potong setiap harinya sekitar tiga ekor sapi. Sementara sejak memasuki bulan Ramadhan, pemotongan sapi meningkat hingga 5 sampai 6 ekor setiap harinya.

“Alhamdulillah,  dengan adanya aktivitas pemotongan sapi kian membaik ini tentunya menjadi salah satu sumber penghasilan asli daerah (PAD),” ucapnya.

Kendati begitu kata Jumaldi, untuk peredaran daging sapi yang dijual pedagang di sejumlah pasar tradisional sejauh ini dalam kondisi baik dan sehat. Mengingat belum ada temuan atau laporan sapi terkena penyakit, termasuk temuan cacing hati.

“Pastinya petugas Bagian Peternakan Dinas Pertanian akan selalu melakukan pengawasan di lapangan hingga ke penjual daging,” ujarnya seraya mengatakan bila ada temuan dilapangan akan segera ditindak lanjuti.

TEKS  : ANTONI STEFEN




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *