Kelabuhi aparat, sebelum ditangkap Agam Nyamar jadi Tukang Becak di Palembang

JAKARTA  I  KSOL  – Usai menusuk Anggi di depan Bakso Boedjangan Blok M, Adnan alias Agam sempat melarikan diri di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Bahkan, Agam juga sempat melarikan diri ke daerah Karawang, sebelum akhirnya memutuskan untuk kabur ke Daerah Palembang.

Diberitakan sebelumnya, Agam melakukan penusukan kepada Anggi di depan Bakso Boedjangan di kawasan Blok M pada Rabu (2/5/2018).

Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Budi Sartono mengatakan, Agam berhasil dibekuk tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polsek Kebayoran Baru pada Sabtu(19/5/2018).

“Tersangka berhasil dibekuk pada Sabtu 19 Mei 2018 di Daerah Palembang, disana tersangka tinggal bersama sanak saudaranya,” kata Budi kepada awak media di Mapolrestro Jaksel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/5/2018).

Budi menuturkan, ketika di Palembang tersangka menyamar sebagai tukang becak, untuk menyembunyikan identitasnya.

Ia juga menuturkan, motif penusukan tersebut adalah karena tersangka menyimpan dendam pada korbannya.

Agam dendam, karena Anggi sempat mengancam akan menusuk korban ketika dirinya sedang menegur temannya yang meminta uang hasil curian, kepada dua orang rekannya lagi.

Sejak saat itu, Agam menyimpan dendam kepada Anggi hingga puncaknya, ia menghujat bagian belakang tubuh Anggi menggunakan pisau yang dipinjamnya dari seorang tukang tato di daerah Blok M.

Anggi pun tewas bersimbah darah didepan istri dan seorang anaknya, dan juga kakak kandungnya. Akibat perbuatannya, Agam dikenakan pasal 338 jo 351 ayat 3 KUHP tindak pidana pembunuhan, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun lamanya.

TEKS : TIM KSOL/NET  I  FOTO : NET




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *