Wakil Ketua DPR: Semua Fraksi Setuju RUU Antiterorisme Segera Disahkan

JAKARTA  I KSOL — Pimpinan DPR menegaskan tak ada satu fraksi yang menunda Revisi Undang-undang (RUU) Antiterorisme dalam pembahasan aturan tersebut. Termasuk, fraksi yang berada di luar koalisi pemerintah.

“Itu enggak betul. Tidak pernah ada dalam hal ini fraksi menunda-nunda. Karena kebutuhan untuk semunya, semua fraksi ini ingin revisi ini bisa selesai (disahkan),” kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5).

Agus menjelaskan, dalam sidang paripurna beberapa waktu lalu, semua fraksi sepakat untuk membawanya dalam paripurna agar bisa disahkan. Namun menurutnya, sempat muncul penundaan yang berasal dari pihak eksekutif atau pemerintah.
“Khusus RUU ini memang pada saat penutupan masa sidang pansus ingin paripurna keputusan. Namun pemerintah ingin tunda karena ada hal-hal yang diseragamkan frasa terorisme sehingga paripurna tidak dilakukan,” ujarnya.

Menurut politikus Partai Demokrat tersebut, jika frasa tentang terorisme telah diseragamkan, maka RUU Antiterorisme dapat selesai pada bulan Juni mendatang. RUU tersebut akan dibahas kembali setelah masa reses DPR berakhir.
“Apabila sudah seragam dan sudah setujun DPR dan pemerintah saya melihat tentu menurut kami hal-hal yang menjadi keinginan pemerintah bisa diselesaikan secepatnya. Batas Juni bisa diselesaikan,” pungkasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri meminta RUU Antiterorisme segera diselesaikan. Hal ini terkait dengan munculnya rentetan aksi terorisme mulai dari kerusuhan di Mako Brimob, hingga bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, dalam sepekan ini. Jokowi menargetkan RUU tersebut selesai Juni 2018.

TEKS : TIM KSOL/KUMPARAN




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *