Biasanya Pakai Orgen Tunggal Plus Biduannya, Kini Pelepasan Siswa di Muratara Menggelar Yasinan Bersama

MURATARA  I  KSOL – Acara pelepasan siswa di sekolah biasanya digelar dengan cara mendatangkan orgen tunggal plus biduannya. Sementara para guru dan siswa bergembira ria dan berjoget bersama di atas panggung.

Namun, berbeda yang dilakukan tiga sekolah di Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Yakni, SD Negeri 1 Bingin Teluk, SD Negeri 3 Bingin Teluk, dan SD Negeri 7 Bingin Teluk.

Ketiga sekolah itu melaksanakan pelepasan siswa kelas 6, tahun pelajaran 2017/2018, dengan cara menggelar acara Yasinan dan doa bersama di masing-masing sekolah, Sabtu (12/5/2018).

Menurut Kepala SD Negeri 3 Bingin Teluk, Mistila Jaya, pihaknya mengadakan pelepasan siswa dengan cara Yasinan bersama ini merupakan kesepakatan para orang tua dan wali murid melalui komite sekolah.

Pada kesempatan itu juga, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali murid yang telah percaya menitipkan anak-anaknya untuk dididik, dibina dan dibimbing hingga selesai masa pendidikannya.

“Mudah-mudahan ilmu yang telah mereka (anak didik) peroleh dapat berguna baik bagi dirinya, maupun berguna bagi nusa, bangsa dan agama, terlebih lagi untuk bekal mereka dalam menempuh pendidikan di tingkat selanjutnya,” kata dia.

Ketua Komite SD Negeri 3 Bingin Teluk, Subandri menyampaikan kepada seluruh siswa yang lulus, agar terus belajar, sehingga bisa berprestasi di jenjang pendidikan selanjutnya, dan sukses di masa mendatang.

Subandri menambahkan, usia sekolah sangat rentan terhadap pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa. Karena itu ia berharap, peran serta orang tua dalam mendidik anaknya di rumah.

“Pada usia ini, lingkungan sangat mempengaruhi prilaku anak-anak kita, oleh sebab itu orang tua harus lebih aktif lagi mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus kepada hal-hal negatif, seperti penyalahgunaan narkoba,” ingatnya.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa, yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Muratara, Yuliana mengungkapkan, dirinya mengapresiasi sekolah yang menggelar pelepasan siswa dengan cara Yasinan bersama.

Menurutnya, acara seperti ini sangat positif dalam rangka membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, berbudi pekerti yang luhur, serta bersikap sopan santun kepada orang tua di rumah dan gurunya di sekolah.

“Saya melihatnya acara-acara seperti ini sangat positif sekali, dan ini sejalan dengan visi misi Pemda Muratara, untuk membentuk karakter siswa, lebih bagus begini, daripada acara-acara yang tidak bermanfaat,” imbuhnya.

TEKS : AIZULLAH




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *