Muratara Dapat Nilai UN Terendah, Sekda : Kita Terima Apa Adanya, Kedepan Tingkatkan

MURATARA    I   KSOL  – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), H Abdullah Makcik tidak mengelak terkait nilai UN SMA tahun 2018 di Kabupaten Muratara paling rendah di Sumatera Selatan (Sumsel).

“Kita tidak mengelak, kita terima apa adanya, mau diapakan lagi, karena memang itulah hasilnya,” kata Abdullah Makcik saat diwawancarai awak media usai dirinya membuka acara Lomba Balita Sehat Indonesia, di Aula Siti Rahma Muara Rupit, Senin (7/5/2018).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), H Abdullah Makcik

Menurutnya, ada banyak faktor yang menentukan kualitas pendidikan. Seperti, faktor sumber daya manusia, baik tenaga pendidik maupun anak didik, faktor fasilitas pendukung pendidikan dan juga faktor akses pendidikan.

“Semua itu sangat menentukan kualitas pendidikan di suatu daerah. Nah, kita ini kan masih balita, bawah lima tahun, mungkin itulah yang menjadi faktor nilai rata-rata UN kita di bawah,” jelasnya.

Selain daripada itu kata Abdullah Makcik, ditambah lagi status lembaga pendidikan tingkat SLTA saat ini tidak lagi di bawah kewenangan kabupaten/kota, melainkan sudah menjadi wewenang pihak provinsi.

“Memang SLTA itu sudah wewenangnya provinsi, tapi karena di dalam wilayah hukum kita, maka kita tetap berupaya membantu pihak provinsi untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang ada di wilayah Kabupaten Muratara,” terangnya.

Ditambahkan, Pemkab Muratara sangat memperhatikan mutu dan kualitas pendidikan, baik di tingkat SD, SLTP dan SLTA. Hal itu sudah menjadi komitmen Bupati Muratara, H M Syarif Hidayat dan Wakil Bupati, H Devi Suhartoni.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan pihak provinsi, karena sudah wewenang provinsi, dan ini akan menjadi motivasi bagi kita agar kualitas pendidikan kita bisa lebih baik lagi, kedepan kita tingkatkan,” pungkasnya. (AIZ)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *