Palembang Jadi Kota Paling Berkembang di Indonesia

PALEMBANG I  KSOL —  Palembang dianggap sebagai kota paling berkembang di Indonesia. Ini didasari atas penghargaan “Terbaik Nasional” dalam perencanaan pembangunan, yang diserahkan Presiden Joko Widodo kepada Pjs. Wali Kota Palembang, Akhmad Najib.

Berdasarkan penilaian kinerja tahun 2017, melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Nasional pada 30 April 2018, pembangunan kota Palembang dianggap terus mengalami perkembangan, terutama dalam beberapa tahun terakhir.

Palembang dinilai sebagai kota yang memiliki inovasi dalam pembangunan, strategi, potensi, dan terobosan. Sehingga pembangunan di Palembang terus meningkat, mengalahkan daerah-daerah lain di tanah air.

“Palembang menjadi daerah dengan pertumbuhan yang sangat baik dengan keunggulan di beberapa sektor, seperti tingkat pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia yang di atas rata-rata,” kata Plt. Wali Kota Palembang, Akhmad Najib, Kamis, 3 Mei 2018.

Najib mengungkapkan, indeks pembangunan manusia di Palembang di atas nasional dan Provinsi Sumatera Selatan, mencapai 76,59 persen. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan semangat semua jajaran untuk terus bekerja keras menjadikan Palembang semakin baik.

“Pembangunan yang baik diawali dengan pelayanan. Maka dari itu pelayanan kita harus baik, utamanya dalam perizinan. Efeknya orang akan banyak mengajukan izin usaha di Palembang kalau pelayanannya baik,” katanya.

Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang Harrey Hadi mengungkapkan, dari data Badan Pusat Statistik (BPS), indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Palembang dari tahun 2013 sampai 2017 terus mengalami kemajuan.

Pada 2013 IPM Kota Palembang sebesar 75,49 persen dan meningkat hingga 76,02 persen di tahun 2014. Pada 2015 kembali mengalami peningkatan sebesar 76,29 persen dan melonjak hingga mencapai 76,59 persen di tahun berikutnya. Sementara di 2017 naik sebesar 0,63 poin menjadi 77,22 persen.

Dari sektor ekonomi, Pemerintah Kota Palembang berhasil meningkatkan pertumbuhan Ekonomi di atas rata-rata Sumsel dan Nasional. Berdasarkan catatan BPS, pertumbuhan ekonomi Palembang pada tahun 2017 menyentuh angka 5,7 persen.

Bahkan, Harrey Hadi menyampaikan, tahun 2018 Kota Palembang optimis pertumbuhan ekonomi Palembang bisa tembus di angka 6 persen.

“Dari sisi lain, Pemerintah Kota Palembang juga dari tahun ke tahun berhasil menekan angka kemiskinan hingga mencapai 12,04 persen di tahun 2016,” kata Harrey.

Menurut data BPS, di tahun 2013, angka kemiskinan Kota Palembang tercatat sebesar 13,36 persen dan menurun sebesar 12,93 persen di tahun 2014. Pada 2015 kembali menurun 12,85 persen dan pada tahun 2016 angka kemiskinan hanya 12,04 persen.

TEKS : TIM KSOL /VIVA  I  FOTO  : NET




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *