Pelemahan Rupiah Tak Pengaruhi Harga Smartphone


JAKARTA  I  KSOL  — Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat belum berdampak pada harga ponsel baik bekas maupun baru. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika melemah menjadi Rp13.890 pada Senin (30/4).

CNNIndonesia.com hari ini (30/4) melakukan survei harga di beberapa toko ponsel di kawasan Jakarta Selatan.

Tyas, penjaga toko Vacacom mengatakan bahwa tak ada kenaikan maupun penurunan harga dari produk yang dia jual dari berbagai merek mulai Samsung hingga Oppo. Justru belakangan, banyak promosi yang dilakukan oleh vendor ponsel.

“Kalau kenaikan harga nggak ada, promo justru banyak dari vendor. Standar sih sepi banget enggak rame banget juga engga pembelinya,” kata dia.Tokonya masih mendapat pemasukan sekitar Rp60 juta per hari dari semua merek dan aksesoris ponsel. Namun dia mengakui Oppo dan Samsung paling diminati pelanggannya.

Soal handphone bekas, penjual di Happy Seluler menjelaskan bahwa harga ponsel juga sedang pada harga normal. Namun menurut dia, harganya bisa segera naik menjelang Lebaran.

“Rata-rata kalau mau Lebaran naik harga ponsel baru dan bekas. Kalau sekarang masih standar aja. Samalah dua duanya jalan peminatnya,” terang penjual di toko itu.

Sementara itu, kurs dolar AS melawan sekeranjang mata uang lain menembus level tertingginya sejak pertengahan Januari 2018. Penguatan dolar AS membuat harga komoditas yang diperdagangkan dengan dolar AS menjadi relatif lebih mahal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai pasar keuangan akan kembali tenang dan kurs rupiah akan kembali menguat, usai terus melemah sejak akhir pekan lalu.

Menguatnya dolar menurut Darmin karena berbagai faktor, di antaranya potensi perang dagang dan kemungkinan AS bakal mengerek suku bunga acuannya kembali. Darmin memperkirakan kurs rupiah secara bertahap akan menguat ke arah Rp13.700 per dolar AS.

TEKS  : TIM KSOL /CNN




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *