KPU Pagaralam akan Lakukan Perbaikan DPS sebelum penetapan DPT


PAGARALAM  I   KSOL –Terkait masih banyaknya warga yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) hingga membuat warga berharap agar pihak Komisi Pemeilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam dapat memantau hasil Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data yang telah dijadikan DPS tersebut.

“Padahal ada warga yang sudah lama pindah, termasuk pula sudah meninggal tapi namanya masih masuk dalam DPS,” ujar Miko, warga Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagaralam Selatan, kemarin, (7/4/2018).

Hal senada dikemukakan Apri (30), warga RT 04, Kelurahan Bangun Jaya,  dirinya beserta sekeluarga dengan tiga mata pilih sudah dicoklit, tapi semuanya tidak masuk dalam DPS.

“Saat DPS disebarkan, saya langsung melihat dan menelitinya dengan cermat, tetapi nama kami sekeluarga tidak ada. Kemudian saya melapor kepada Ketua RT setempat agar masuk DPS. Sementara kata Ketua RT setempat berikut pula sebagai petugas Coklit mengatakan, memang data Coklit dengan yang diterbitkan (DPS) berbeda,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi SE MM mengatakan, pihaknya telah menyebar DPS ke 35 Kelurahan di Kota Pagaralam. Selanjutnya, masyarakat harus berperan aktif untuk melihat DPS tersebut. Bila ada yang warga yang belum terdaftar, maka disarankan untuk melapor untuk  didaftarkan ulang.

“Jika belum terdaftar, silahkan melapor kepetugas PPDP, PPS dan PPK. Melalui DPS ini, warga dapat melihat apakah ada yang belum terdaftar mengingat data ini sifatnya masih sementara. Setelah itu barulah dirubah dan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT),” terangnya.

Ditambahkan Komisioner Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Pagaralam Utara Divisi Pencegahan, Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Sirhan Ronaldo membenarkan banyak laporan warga yang masuk ke pihaknya terkait nama mereka yang belum tercantum dalam DPS.

“Pastinya kami sudah membuka posko pengaduan termasuk di tingkat kelurahan melalui Panitia Pengawas Lapangan (PPL). Selanjutnya akan kami laporkan temuan ini ke Panwaslu agar dapat ditindaklanjuti. Kita sebagai pengawas tentunya tidak menginginkan bila ada masyarakat yang merasa dirugikan karena nama mereka belum tercantum dalam DPS tersebut,” ujarnya seraya menegaskan jika DPS sudah dilakukan perbaikan, pihaknya tidak ingin ada kejadian sama terulang kembali.

TEKS : TIM KSOL PG.ALAM




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *