KOLOM YUDISIAL  edisi Maret – April 2018


KOLOM YUDISIAL  edisi Maret – April 2018

Sampaikan informasi/konsultasi/pertanyaan/tanggapan/saran/kritik anda seputar persidangan dan etika/perilaku hakim di dalam maupun luar dinas Kepada : Penghubung Komisi Yudisial Republik Indonesia Wilayah Sumatera Selatan melalui email: penghubungky@gmail.com atau pkysumsel@komisiyudisial.go.id Respon akan dimuat setiap 3 pekan

Pertanyaan Masyarakat:

  1. PKY apakah jika menemukan pelanggaran kode etik oleh hakim wajib didokumentasikan agar kuat buktinya ? Mohon info.

Pengirim : Safriadi di Pagaralam. safsafr@gmail.com

Respon:

Saudara Safriadi, jika menemukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim, kami sangat menekankan untuk didokumentasikan agar dapat menjadi bukti penunjang, dan segera komunikasikan dengan kami di kontak 0711-5734945 atau melalui email penghubungky@gmail.com.

Namun jika abai mendokumentasikannya dapat dibuktikan dengan surat pernyataan melihat/mendengar kejadian dugaan pelanggaran KEPPH (Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim). Kami akan telusuri dan sampaikan ke bagian investigasi KY untuk ditindaklanjuti. Terima kasih atas perhatiannya dan kami harap saudara  terus menjadi mitra kami dalam mengawal peradilan, khususnya etika dan perilaku hakim di dalam dan luar dinas.

Pertanyaan Masyarakat:

  1. Kami dari organisasi masyarakat sipil bagian kepemudaan bermaksud menyampaikan permohonan kerjasama di bidang pengawasan hakim. Tolong respon dari KY Sumsel.

Pengirim : Pramuja di Palembang. Pramujarajat@yahoo.co.id

Respon:

Saudara Pramuja, PKY Sumsel sangat terbuka untuk kerjasama berbagai kegiatan yang berkaitan dengan etika dan perilaku hakim. Silahkan saja mampir ke kantor PKY di Jalan Jenderal Sudirman KM 2,5 Nomor 7490 Telp: 0711-5734945 (Gedung Baznas Blok kiri, Depan Kodam II Sriwijaya) untuk mendialogkan kegiatan kerjasama yang saudara sampaikan.


Pertanyaan Masyarakat:

  1. Pernah dalam persidangan yang saya dan teman-teman dari PKL salah satu perguruan tinggi swasta tonton terdapat hakim anggota yang arogan membentak saksi dan melecehkan ras saksi tersebut? Apakah ini melanggar KEPPH?

Pengirim : Anita di Banyuasin. Atatata@yahoo.co.id

Respon:

Dalam KEPPH (Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim) hakim dalam menjalankan tugas yudisialnya harus adil, yakni dilarang menunjukkan rasa suka atau tidak suka, keberpihakan, prasangka, atau pelecehan terhadap suatu ras, jenis kelamin, agama, asal kebangsaan, perbedaan kemampuan fisik atau mental, usia, atau status sosial ekonomi maupun atas dasar kedekatan hubungan dengan pencari keadilan atau pihak-pihak yang terlibat dalam proses peradilan baik melalui perkataan maupun tindakan.

Hakim harus memberikan kesempatan yang sama kepada setiap orang, khususnya pencari keadilan atau kuasanya yang mempunyai kepentingan dalam suatu proses hukum di Pengadilan. Akan tetapi jika perilaku yang saudara sampaikan tersebut memang demikian, maka tidak bisa dibenarkan dan telah melanggar KEPPH. Demikian, semoga bermanfaat.

Pertanyaan Masyarakat:

  1. Bagaimana teknis meminta dilaksanakan pemantauan persidangan di kantor KY dalam waktu dekat?. Tolong informasinya.

Pengirim : Suharko di Kayuagung. Suharko@gmail.com.

Respon:

Saudara Suharko, prosedur permintaan pemantauan sidang oleh masyarakat ke KYRI sangat mudah, silahkan menyiapkan syarat administratif (identitas pelapor beserta alamat surat, alamat email, nomor hp/faximile, lalu nomor perkara, jadwal dan agenda persidangan, identitas majelis hakim dan panitera pengganti, identitas para pihak yang berperkara, kronologis singkat perkara) dan syarat substanstif (uraian mengenai alasan diperlukannya pemantauan). Kami harapkan untuk segera datang ke kantor PKY Sumsel Jalan Jenderal Sudirman KM 2,5 Nomor 7490 Telp: 0711-5734945 (Gedung Baznas Blok kiri, Depan Kodam II Sriwijaya).

Pertanyaan Masyarakat:

  1. Bisakah kami selaku masyarakat awam dibantu oleh PKY agar melakukan semacam penyuluhan dan pelatihan tata cara melaporkan hakim yang nakal. Terima kasih.

Pengirim : Etmawati di Banyuasin. fajri@gmail.com

Respon:

Saudari Etmawati, KYRI sangat menyambut baik permintaan yang saudari sampaikan. Silahkan saja mampir ke kantor PKY di Jalan Jenderal Sudirman KM 2,5 Nomor 7490 Telp: 0711-5734945 (Gedung Baznas Blok kiri, Depan Kodam II Sriwijaya) untuk mendialogkan rencana kegiatan yang saudara sampaikan.

Pertanyaan Masyarakat:

  1. Apa saja syarat mengirimkan laporan pelanggaran kode etik hakim ke PKY Sumsel agar diterima dengan baik. Terima kasih.

Pengirim : Prana S di Musi Banyuasin. Pranak0e22@yahoo.co.id

Respon:

Syarat mengirimkan laporan dugaan pelanggaran KEPPH (Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim) di PKY Sumsel sangat mudah. Silahkan menyiapkan syarat formil (KTP/SIM/Paspor), dan syarat materiil (fotokopi salinan resmi putusan/penetapan yang dilaporkan yakni mengikuti tingkat peradilan, seperti tingkat pertama, banding, kasasi dan PK, disertai video, audio visual, rekaman persidangan, foto, dan kliping koran bila ada. silahkan datang langsung ke kantor PKY Sumsel di Jenderal Sudirman KM 2,5 Nomor 7490 Telp: 0711-5734945 (Gedung Baznas Blok kiri, Depan Kodam II Sriwijaya) untuk kami lakukan penggalian informasi secara mendalam. Terima kasih.

Pertanyaan Masyarakat:

  1. Kami masyarakat pencari keadilan di Jambi yang sedang bermasalah dan bermaksud konsultasi ke kantor KY terdekat yaitu di Palembang. tolong kirim alamat.

Pengirim : Rendra di Jambi. Rendra67@mail.com.

Respon:

Terima kasih atas perhatian saudara dan kami sangat menyambut baik. Silahkan datang ke kantor PKY Sumsel di Jenderal Sudirman KM 2,5 Nomor 7490 Telp: 0711-5734945 (Gedung Baznas Blok kiri, Depan Kodam II Sriwijaya).

——————- ooo ——————-


 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *