Pembuatan Paspor di Pagaralam belum Optimal

PAGARALAM | KSOL — Guna membantu masyarakat yang hendak mengusulkan pembuatan paspor, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam  Provinsi Sumsel telah melakukan kerjasama. Hal itu dituangkan melalui  kesepakatan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan kantor Imigrasi Muara Enim Januari 2018 lalu, berikut pembuatan paspor dengan menggunakan mobil biometrik.

Meski demikian dalam pelaksanaan pelayanan pembuatan paspor melalui Badan Kesbangpol setempat  tampaknya belum maksimal. Sebab proses pemberkasannya mesti dikelompokan terlebih dahulu atau harus mencapai 50 berkas barulah pihak imigrasi datang ke Pagaralam.

“Mungkin harus menunggu sampai 50 berkas hingga membuat masyarakat Pagaralam enggan untuk membuat paspor di Badan Kesbangpol Kota Pagaralam,” ujar Kepala Badan Kesbangpol, H Rahmat Hidayat SE MM, Rabu (28/2018).

Ia mengatakan, sejauh ini minat masyarakat untuk membuat paspor  masih tergolong sedikit. Hal itu terlihat dari data yang masuk baru mencapai 15 berkas saja sejak satu bulan terakhir. Sementara  pihaknya senantiasa berupaya  memberikan informasi kepada masyarakat luas agar mengurus pembuatan paspor cukup di Pagaralam saja.

“Persyaratan maupun biaya pembuatan paspor sama saja dengan datang di kantor Imigrasi Muara Enim, tapi peminat di sini tetap sedikit. Mungkin hal itu dikarenakan adanya ketentuan dari pihak kantor Imigrasi yang meminta berkas usulan pembuatan paspor mesti mencapai 50 berkas,” terangnya seraya menegaskan kalau harus menunggu sampai 50 berkas, tentunya harus menunggu lama.


Kendati demikian sambungnya, bila ada masyarakat yang hendak membuat paspor secara cepat yakni satu hari selesai, pihaknya merekomendasikan agar dapat mengurusnya langsung ke kantor Imigrasi Muara Enim atau Palembang.

“Sejauh ini kita hanya membantu pelayanannya saja. Jika ingin cepat, Badan Kesbangpol Kota Pagaralam akan memberikan rekomendasi agar masyarakat dapat langsung mengurusnya ke kantor imigrasi Muara Enim atau Palembang,” kata Dayat.

TEKS :  ANTONI | EDITOR  : T PAMUNGKAS  |  FOTO : GOOGLE IMAGE

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *