Harga Kopi di Pagaralam Rp.22 Ribu Per kg

hostingsatu.co.idPAGARALAM  I  KSOL –Upaya mengimbangi berbagai macam kebutuhan sehari-hari, mayoritas masyarakat Besemah dan sekitarnya tetap yakin dan handal melalui hasil komoditi jenis kopi untuk memenuhi semua itu.  Sejak satu bulan terakhir harganya cukup stabil atau meningkat hingga Rp.22 ribu perkilogram, seiring lajunya penetapan kenaiakn harga bahan bakar minyak (BBM) bebera hari lalu.

“Harga biji kopi saat ini stabil, tentunya sangat  membantu para petani dalam mengimbangi kebutuhan sehari-hari,” ujar Sofian (58), petani kopi di  Dusun Rempasai, Kecamatan Dempo Selatan, Kamis (1/3/2018).

Menurutnya, stabilnya harga biji kopi kering sebetulnya sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir dan kemungkinan harganya akan naik lagi bila  melihat hasil panen yang tergolong sedikit seperti saat ini.


“Awal tahun 2018, hasil panen kopi di Bumi Besemah dan sekitarnya tergolong sedikit. Sementara permintaan pasar terus meningkat hingga mempengharui  harga dipasaran,” terangnya.

Senada dikatakan Iskandar (65) petani kopi sambung dikawasan Rimba Candi Kecamatan Dempo Tengah. Ia mengatakan, tanaman kopi yang merupakan komoditi andalan masyarakat Pagaralam dan sekitarnya ini sebetulnya belum memasuki musim panen.

Sementara saat ini, sebagian petani banyak tidak membedakan yang mana buah matang ataupun buah belum siap dipanen.

“Memang harga jual biji kopi lagi bagus, tetapi sebagian petani tidak sedikit yang bisa membedakan mana buah kopi siap panen atau belum,” jelasnya seraya berujar bila hal itu terus dilakukan  tentunya sangat berpengaru pada kualitas maupun berimbas pada harga jual.

JustForexSarnubi, salah seorang agen kopi di Pagaralam menyebutkan, untuk harga kopi saat ini cukup stabil atau naik sekitar Rp. 3 ribuan dari sebelumnya dalam kisaran Rp. 18 ribu- Rp 19 rb per kg.

“Biji kopi kering kami beli tinggi yakni Rp. 22 ribu per kg. Sementara dalam keadaan kurang kering termasuk banyak bercampur kulitnya dihargai Rp. 19 ribu-Rp. 20 ribu per kilo,” ujarnya seraya mengatakan harga biji kopi kemungkinan akan terus stabil hingga memasuki pertengahan tahun nanti di saat musim panen berlangsung.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindagkop UKM PP Kota Pagaralam Saidi Amrullah mengatakan, untuk harga komoditas perkebunan di Pagaralam ini terus mengalami perubahan setiap harinya.

“Terjadinya perubahan harga komoditi perkebunan, seperti kopi, coklat, cengke, vanili dan lainnya sudah sesuai dengan mekanisme pasar,” ujarna.

TEKS : TONI  STEFEN  I  EDITOR  : T PAMUNGKAS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *