UMKM harus terintegrasi perekonomian regional dan global

MALANG I  KSOL  – Guna menyiapkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Malang Kementerian Luar Negeri RI menggelar pelatihan singkat ASEAN SME Academy untuk UMKM Kota Malang, belum lama ini  di Malang.

Hal ini dilakukan, sebagai upaya dalam menghadapi MEA yang telah berlaku sejak akhir tahun 2015. “Diharapkan melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM di Malang dan Indonesia pada umumnya dapat lebih terintegrasi dengan perekonomian regional maupun global,” ujar Direktur KSEA, Ade Petranto saat memberi sambutan pada kegiatan tersebut.

Ade menegaskan, pelatihan ini sekaligus untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, baik dalam hal efisiensi produksi maupun mendekatkan pasar ASEAN ke para pelaku UMKM.

Pada pelatihan yang diikuti 50 peserta ini ditujukan secara langsung kepada para pelaku UMKM di Kota Malang. Targetnya, upaya peningkatan pengetahuan dan kapasitas mengenai ASEAN SME Academy sebagai online training platform bagi para pelaku UMKm. “Diharapkan setelah mengikuti bimbingan teknis, UMKM akan memiliki pengetahuan praktis yang bermanfaat untuk menembus pasar ASEAN,” ujarnya.

Pelatihan ASEAN SME Academy diberikan secara interaktif oleh para fasilitator berpengalaman dari US-ACTI dengan menggunakan teknologi berbasis internet. Hal ini bertujuan agar pelaku UMKM dapat lebih memahami potensi online platform untuk memasarkan produk-produk unggulannya ke pasar ASEAN.

Para peserta pelatihan ASEAN SME Academy diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan yang didapatkan dari pelatihan bersama US-ACTI, dan nantinya diharapkan dapat secara mandiri mengaplikasikan pengetahuan praktis mengenai online platform tersebut untuk melakukan penetrasi pasar ASEAN, serta dapat pula menularkan ilmu yang diperoleh kepada UMKM lain di lingkungannya.

TEKS  : TIM  KSOL  I  FOTO : GOOGLE IMAGE




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *