SPLU ke-3 di Lubuklinggau resmi digunakan

Daryono, General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu.

LUBUKLINGGAU   I   KSOL  —  Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) merupakan jawaban PLN dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik pelanggan di luar ruangan. Berlokasi di Mesjid Agung, Lapangan Merdeka, Kota Lubuk Linggau telah diresmikan SPLU oleh Wali Kota Lubuk Linggau yg pada kesempatan kali ini diwakili oleh Sekda kota lubuk linggau, Drs. H. A. Rahman Sani M.Si.

Selain itu juga dihadiri oleh manajemen PLN yaitu General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu Daryono, Manajer PLN Area Lahat A. Munir dan Manajer PLN Rayon Lubuk Linggau Arham Ginting beserta jajaran.

“Penggunaan SPLU jauh lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan genset, tentu ini memberikan dampak positif bagi pedagang kaki lima atau pihak-pihak yang membutuhkan listrik di luar ruangan,” ucap Daryono.

Saat ini sudah terdapat tiga SPLU di Kota Lubuk Linggau yaitu di Taman Kurma / Masjid As-salam, Lapangan ex. Kompi batalyon serta Taman Olah Raga Silampari. SPLU di Kota Lubuk Linggau akan ditambah secara bertahap dengan target 15 titik di 2018.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Pemerintah kota Lubuklinggau yang telah membantu PLN, diantaranya untuk penetapan lokasi pemasangan SPLU. Mohon bantuan koordinasi ke depannya,” ungkap Daryono.

“SPLU dapat digunakan untuk semua kegiatan, seperti outdoor event, pedagang kaki lima maupun kontruksi bangunan” jelas A. Rahman Sani.

“Kami mewakili masyarakat linggau mengucapkan terima kasih atas dedikasi pelayanan PLN serta inovasi PLN, kami menyaksikan komitmen dengan peresmian SPLU di tempat strategis,” tambah A. Rahman Sani.

“SPLU merupakan bentuk dari kesiapan dalam menyambut era kendaraan listrik. Harapan kami dengan kehadiran SPLU semakin banyak masyarakat yang dapat terlayani,” tegas A. Rahman Sani.

“SPLU merupakan milik kita bersama. Maka kami titipkan aset PLN untuk digunakan dan dijaga sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Serta kedepannya mohon bantuan masyarakat dalam upaya menjaga dari gangguan listrik akibat pohon yang mengenai jaringan dan Marilah beralih ke Listrik Prabayar, “ tutup Daryono.

TEKS : REL/ADV




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *