Sukseskan Asian Games 2018, Ini Kiprah yang dilakukan PLN

PALEMBANG I   KSOL  – Guna menyuskses Asian Games 2018, PLN WS2JB harus mengelaurkan biaya sebesar Rp. 1,629 triliun. Diantara anggaran itu Rp.290 juta berasal dari dana CSR PLN yang telah selesai 100%.

“Semua kegiatan tersebut menelan biaya tidak kurang dari Rp. 1,629 triliun. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen PLN dalam mensukseskan Asian Games 2018 di Palembang,” ujarnya.

“Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen PLN ujar Daryono, General Manager PLN WS2JB, Kamis (15/2/2018).

Daryono, semua pekerjaan persiapan yang dimulai sejak Maret 2017 sampai saat ini sudah mencapai 95%. Diantara yang sudah dikerjakan : pekerjaan penarikan SKTM 83.6 Kms mencapai 100%, Peninggian tower transmisi di 3 titik perlintasan (KM 5, Depan Polresta, Depan OPI Mall) mencapai 100%.

”Pembangunan tambahan gardu induk baru (GI Gandus 100% yang telah beroperasi pada Oktober 2016, GI New Jakabaring beroperasi di November 2016, GI Kenten yang telah selesai Januari tahun ini,pembangunan gardu hubung mencapai 100% serta Pemasangan kubikel di setiap station sedang dalam pengerjaan,” ungkapnya.

Tahap awal, menurut Daryono yang sudah siap dinyalakan adalah Gardu Traksi 8 yang berlokasi di depan GOR Jakabaring, Gardu Traksi 7 yang berlokasi di depan Polresta Palembang dan Stasiun OPI yang berada di depan OPI Mall, hal ini sebagai dukungan PLN untuk persiapan pengujian peralatan dan unit kereta LRT.

Selain itu juga dilakukan perkuatan sistem kelistrikan di wilayah Jakabaring dengan prediksi kebutuhan pasokan daya untuk penyelenggaraan Asean Games di kawasan JSC sebesar 20 s.d 25 MW dipersiapkan pasokan dari Gardu Induk New Jakabaring dengan kapasitas 2 x 60 MVA atau 120 MW.

Untuk mendukung penyelenggaraan tersebut, menurut dia  PLN mengembangkan Skema ZDT (Zero Down Time) di lokasi Jakabaring Sprot City. Dalam mengembangkan Skema tersebut PLN telah mempersiapkan suplai berlapis yakni dari GI New Jakabaring dengan Backup GI Bungaran, GI SeiJuaro serta PLTMG Jakabaring 3×16 MW.

Disamping itu juga telah disiapkan 2 UPS Mobile, 14 Genset Mobile dan 8 Unit Gardu Bergerak. Dalam mengendalikan sistem tersebut juga akan terkoneksi ke sistem SCADA dimana pengendalian dan pengoperasian jaringan listrik dilakukan secara remote dan terpusat, sehingga dapat dipastikan seluruh jaringan listrik terpantau secara realtime.

Dalam rangka perkuatan Sistem dalam Kota Palembang, PLN juga membangun 2 Gardu induk dengan Teknologi GIS (Gas Insulated Substation) di Kota Barat (Demang Lebar Daun) dan Kota Timur (Boombaru) dengan masing-masing kapasitas 60 MVA yang direncanakan beroperasi pada bulan Maret 2018.

”Prioritas keandalan pasokan kelistrikan dalam mendukung perhelatan Asean Games 2018 tersebut meliputi rumah sakit, perbankan atau pusat bisnis, rumah ibadah, kantor pemerintahan serta perhotelan dengan total lebih dari 66 lokasi yang akan dilayani dari 2 sumber yang berbeda dengan penambahan 32 penyulang”, terangnya.

TEKS :  REL   I  EDITOR :  T PAMUNGKAS  I  FOTO : DOK.PLN WS2JB




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *