Apel Bulan K3, PLN WS2JB, Targetkan Zerro Accident

PALEMBANG  I  KSOL – Guna mengingatkan ke seluruh pegawai PLN agar patuh terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (WS2JB) menggelar Apel Bulan K3.

Acara yang diikuti pegawai PLN dan mitra kerja pelayanan teknik (Yantek) digelar halaman kantor WS2JB. Tujuan lainnya untuk memotivasi semua karyawan agar mematuhi etos kerja–sekaligus wajib memakai Alat Pelindung Diri (APD). Sebab diakui,  ada saja beberapa kegiatan yang tidak memakai APD.

Pentingnya acara ini mengingat pekerjaan  PLN sangat berisiko tinggi. “Sekali saja lengah, akibatnya bisa fatal, karena barangnya tidak kelihatan mana yang berbahaya dan mana yang tidak berbahaya. Semoga di bulan K3 ini kita mengingatkan terhadap K3 dengan patuh,” Hartono, Manajer Bidang Distribusi, belum lama ini, (8/2/2018).

Melalui kegiatan yang dilakukan setahun sekali, sekaligus untuk mereview dan mengingatkan agar tujuan Zerro Accident dapat tercapai. “Ke depan saya mengharapkan agar tidak ada lagi kecelakaan kerja. Sebab, kita berangkat kerja dalam keadaan sehat, pulang pun harus dalam keadaan sehat,” harapnya.

Upaya peningkatan keselamatan menurut Hartono, yaitu keselamatan kerja bagi para pegawainya, baik di kantor, di lapangan yang melayani pelanggan, PT PLN (Persero) WS2JB. Oleh sebab itu, pada acara itu juga dilakukan sosialisasi bertema bekerja aman, sehat dan selamat.

Selain pegawai PLN, kegiatan K3 juga mengundang dinas tenaga kerja yang berkaitan dengan K3 sebagai nara sumber.  Karena sepenuhnya pekerjaan PLN, 95 persennya di limpahkan dengan mitra kerja. “Sedangkan 5 persennya masuk pada kategori PLN seperti pengawasan, maka wajib petugas lapangan ini patuh terhadap K3,” ujarnya.

Sementara itu, Daryono, General  Manager PT PLN WS2JB yang bertindak sebagai Pembina Apel Bulan K3 mengharapkan, sebagai tonggak awal sekaligus untuk menjaga keselamatan kerja bahwa seluruh petugas PLN di lapangan wajib menggunakan APD agar dirinya dapat terhindar dari pada marabahaya.

TEKS / FOTO : REL   I  EDITOR : T PAMUNGKAS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *