Kenali Gejala Penyakit Campak Pada Anak

Penyakit campak amat mudah ditularkan, apalagi pada anak-anak. Campak yang juga dikenal sebagai rubeola, merupakan infeksi virus pada sistem saluran pernapasan tubuh. Campak sangat mudah menular dan menyebar melalui lendir dan juga liur penderita yang batuk dan bersin.

Menurut data WHO, campak adalah penyebab utama kematian pada anak-anak di tahun 2010. Sari 139.300 kematian yang terkait dengan campak, sebagian besar korban adalah anak-anak dengan usia di bawah 5 tahun.
Maka itu, amat penting untuk mengetahui gejala penyakit campak, dan segera melakukan pertolongan yang tepat. Gejala campak umumnya muncul dalam waktu 45 hari dari paparan virus. Seperti apa gejalanya?

Biasanya anak mengalami batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Anak akan mengalami demam, mata merah, sensitif terhadap cahaya, nyeri otot, muncul ruam merah pada kulit, serta bintik-bintik putih di dalam mulut.

Ruam merah pada kulit menjadi tanpa paling jelas bahwa orang tersebut terkena campak. Ruam akan bertahan hingga 7 hari, dan umumnya muncul dalam 3-5 hari setelah paparan virus. Ruam merah ini biasanya menyebar di kepala, leher, dan perlahan-lahan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Ruam akan terlihat merah, terasa gatal dan bisa muncul sebagai benjolan.

Jika anak telah mengalami gejala atau tanda-tanda di atas, segera hubungi dokter untuk mengobati penyakit campak yang tertular.

TEKS : itjeher.com




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *