Hari ini, Film “Meniti 20 Hari” Diputar di UMP, Tanggal 14 Desember di Graha Budaya Jaka Baring

PALEMBANG I KSOL – Film bertajuk “Meniti 20 Hari” (M20H) besutan sutradara asal Yogyakarta Ari Musbarianto hari ini, Kamis 7 Desember 2017 akan diputar di Auditorium Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP). Selanjutnya, pada Hari Kamis, 14 Desember 2017 akan diputar di Graha Budaya Jaka Baring Palembang.

Hal itu terungkap dalam peribincangan dengan Kepala Taman Budaya Sumatera Selatan Tontowi Jauhari  yang akrab dipanggil Toton Dai Permana dengan crew film M20H di kantornya, Rabu, (6/11/2017).

Toton yang juga penyair di Palembang ini cukup apresiatif terhadap pemutaran film M20H di Palembang. Menurut Toton,  para seniman di Sumsel sudah seharusnya memanfaatkan fasilitas di Taman Budaya Jaka Baring untuk berkarya.

“Silakan, siapapun dan cabang apapun seninya, silakan pakai fasilitas yang ada. Ini tempat berkarya bagi kalangan seniman,” ujarnya.

Film M20H yang diproduksi Lembaga Seni BUdaya dan Olah Raga (LSBO) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang bekerjasama dengan mixpro Yogyakarta, merupakan produksi perdana. Selanjutnya LSBO akan memproduksi film lain yang bergenre Muhammadiyah.

Pemutaran film M20H ini sekaligus mengobati kerinduan warga Palembang yang  ingin menonton film hasil karya dan artis Palembang. Film ini sebelumnya sudah dilounching di Yogyakarta beberapa waltu lalu.

Dalam1 bulan ini, dipastikan film M20H akan ditayangkan di UMP, dan pekan mendatang juga akan diputar secara bergilir di sejumpah lokasi lainnya, termasuk di Garaha Budaya Jaka Baring  Palembang.

resmi akan diputar di Auditorium Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) besok, Kamis, (7 Desember 2017)

Robiyatul Maulana, aktifis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Palembang yang ditunjuk DPD IMM Sumsel sebagai Koordinator teknis dalam penyiapan pemutaran film ini, mengatakan, sejak IMM bekerjasama dengan Komunitas Film Palembang yang mendapat mandate dari LSBO PP Muhammadiyah,  beberapa pekan silam, DPD IMM Sumsel melakukukan koordinasi dengan sejumlah lembaga dan organisasi yang bernaung di Persyarikatan Muhammadiyah untuk mendukung pemutaran film M20H. Hal ini dilakukan, terkait dengan genre film M20H yang sepenuhnya berlatar belakang Muhammadiyah di Sumsel.

Menurut Robi, pemutaran di UMP tak lepas dari dukungan semua pihak termasuk rekomendasi rektorat UMP. “Bahkan imbauan kepada mahasiswa Muhammadiyah juga sudah disampaikan ke para dekan di lingkungan UMP,” tambahnya.

Robi menambahkan, pemutaran film ini di UMP dilakukan sejak pagi hingga sore hari. “Jadi setiap penonton kita kelola secara bertahap, ada sesi pagi, siang dan sore, sehingga proses pemutaran akan dilihat dari kapasitas gedung,” tambahnya.

Diharapkan, khususnya keluarga besar Muhammadiyah bisa ikut menyaksikan film ini, apalagi film ini berlatar belakang Muhammadiyah di Sumsel. “Menurut saya, untuk keluarga besar Muhammadiyah film ini menjadi wajib, sebab ini film perdana yang diproduksi oleh keluarga Muhammadiyah dan dimainkan oleh para pemain lokal Palembang,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Film M20H diproduksi Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PP Muhammadiyah. Sebelumnya, Sukriyanto AR, Ketua LSBO PP Muhammadiyah mengatakan, film yang mengadaptasi kisah A.R Fachruddin muda ini mengandung unsur pendidikan karakter yang baik untuk anak muda zaman sekarang.

“Film ini adalah salah satu upaya Muhammadiyah untuk melakukan reformasi budaya, lewat berbagai bidang seperti film, musik, dan lainnya,” ujar Sukriyanto.

Sukriyanto mengimbau kepada seluruh masyarakat umum dan warga Muhammadiyah untuk berbondong-bondong menonton film yang bernuansa petualangan ini. “Selain itu, film ini nantinya diharapkan berjalan bagus dan baik, kedepannya juga bisa melahirkan film-film lainnya sehingga akan muncul bintang baru, penulis cerita, dan sutradara baru dari Muhammadiyah,” ungkapnya.

Diinformasikan, film ini menceritakan para kaum muda yang tergabung dalam kepanduan Hizbul Wathan (HW) Muhammadiyah yang melakukan perjalanan sepanjang 1.300 km menaiki sepeda dari Palembang ke Medan.

Para pemuda yang menaiki sepeda harus berjalan hingga 20 hari lamanya untuk menghadiri kongres ke-28. Perjalanan tersebut dipimpin Abdul Razak (A.R) Fachruddin (saat muda) yang juga merupakan ketua Umum PP Muhammadiyah periode 1969-1980. Film ini sebelumya sudah dilounching oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pada 18 Maret 2017 di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Ditanya tentang tiket, Robi menjelaskan setiap calon penonton langsung mendaftar melalui DPD IMM Sumsel, atau melalui kontaknya di nomor HP. 0813-2244-2794. Sementara bagi pendaftar yang umum dapat melalui 0812-7127-4232 (imron).

TEKS  : RELEASE




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *