Besok Film “Meniti 20 Hari” tentang Muhammadiyah Sumsel akan Diputar di UMP

Robiyatul Maulana, aktifis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Palembang yang ditunjuk DPD IMM Sumsel sebagai Koordinator teknis dalam penyiapan pemutaran film ini, Sabtu (2/11/2017).

PALEMBANG I KSOL – Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya kerinduan warga Palembang yang  ingin menonton film hasil karya dan artis Palembang terwujud. Film “Meniti 20 Hari” (M20H) yang disutradari Ari Mubarianto asal Yogyakarta ini, resmi akan diputar di Auditorium Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) besok, Kamis, (7 Desember 2017)

“Insya Allah Hari Kamis tanggal 7 Desember, sejak pagi hingga sore film ini akan kita putar di UMP. Alhamdulillah dari Tim Mixpro yang menjadi produser film ini sudah datang di Palembang,” ujar Robiyatul Maulana, aktifis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Palembang yang ditunjuk DPD IMM Sumsel sebagai Koordinator teknis dalam penyiapan pemutaran film ini, Kamis (2/11/2017) dini hari di Hotel Garuda  Mas, saat menyambut kedatangan Tim Mixpro.

Robi menjelaskan, sejak 3 pekan hingga saat ini, pihaknya sedang melakukukan koordinasi dengan sejumlah lembaga dan organisasi yang bernaung di Persyarikatan Muhammadiyah untuk mendukung pemutaran film M20H. Hal ini dilakukan, terkait dengan genre film M20H yang sepenuhnya berlatar belakang Muhammadiyah di Sumsel.

Menurut Robi, saat ini IMM sebagai tim teknis pemutaran film M20H di Palembang, sudah mendapat rekomendasi dari Rektor UMP. “Bahkan imbauan kepada mahasiswa Muhammadiyah juga sudah disampaikan ke para dekan di lingkungan UMP,” tambahnya.

Robi menambahkan, untuk pemutaran di UMP besok dilakukan sejak pagi hingga sore hari. “Jadi setiap penonton kita kelola secara bertahap, ada sesi pagi, siang dan sore, sehingga proses pemutaran akan dilihat dari kapasitas gedung,” tambahnya.

Diharapkan, khususnya keluarga besar Muhammadiyah bis aikut menyaksikan film ini, apalagi film ini berlatar belakang Muhammadiyah di Sumsel. “Menurut saya, untuk keluarga besar Muhammadiyah film ini menjadi wajib, sebab ini film perdana yang diproduksi oleh keluarga Muhammadiyah dan dimainkan oleh para pemain lokal Palembang,” tambahnya.

Salah satu adegan dalam film Meniti 20 Hari saat shoting di Desa Ulak Paceh Musi Banyuasin Sumsel

Seperti diberitakan sebelumnya, Film M20H diproduksi Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PP Muhammadiyah. Sebelumnya, Sukriyanto AR, Ketua LSBO PP Muhammadiyah mengatakan, film yang mengadaptasi kisah A.R Fachruddin muda ini mengandung unsur pendidikan karakter yang baik untuk anak muda zaman sekarang.

“Film ini adalah salah satu upaya Muhammadiyah untuk melakukan reformasi budaya, lewat berbagai bidang seperti film, musik, dan lainnya,” ujar Sukriyanto.

 

Sukriyanto mengimbau kepada seluruh masyarakat umum dan warga Muhammadiyah untuk berbondong-bondong menonton film yang bernuansa petualangan ini. “Selain itu, film ini nantinya diharapkan berjalan bagus dan baik, kedepannya juga bisa melahirkan film-film lainnya sehingga akan muncul bintang baru, penulis cerita, dan sutradara baru dari Muhammadiyah,” ungkapnya.

Diinformasikan, film ini menceritakan para kaum muda yang tergabung dalam kepanduan Hizbul Wathan (HW) Muhammadiyah yang melakukan perjalanan sepanjang 1.300 km menaiki sepeda dari Palembang ke Medan.

Para pemuda yang menaiki sepeda harus berjalan hingga 20 hari lamanya untuk menghadiri kongres ke-28. Perjalanan tersebut dipimpin Abdul Razak (A.R) Fachruddin (saat muda) yang juga merupakan ketua Umum PP Muhammadiyah periode 1969-1980. Film ini sebelumya sudah dilounching oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pada 18 Maret 2017 di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Ditanya tentang tiket, Robi menjelaskan setiap calon penonton langsung mendaftar melalui DPD IMM Sumsel, atau melalui kontaknya di nomor HP. 0813-2244-2794. Sementara bagi pendaftar yang umum dapat melalui 0812-7127-4232 (imron).

TEKS  : RELEASE




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *