Kurang 30 menit puluhan pengguna jalan di Yogyakarta terjaring Polisi  

YOGYAKARTA | KSOL — Kurang dari 30 menit jajaran Polresta Yogyakarta berhasil menjaring puluhan pelanggar lalu lintas di Jalan Kusumanegara, Yogyakarta, Jum’at (10/11/2017) sore.

Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Yogyakarta, Razia Operasi Zebra Progo 2017 yang dipimpin Kepala Ops Zebra, AKP Tugiman melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan dan kelengkapan kendaraan.

“Kami menyasar terhadap pelanggaran kasat mata,” ungkap AKP Tugiman. “Terutama juga kelengkapan kendaraan dan surat-surat kendaraan.”

PATROLI — Sejumlah petugas di atas pintu bagasi mobil patroli menilang pelanggar dan selanjutnya diarahkan ke pengadilan untuk diproses secara hukum sesuai undang-undang yang berlaku, Jum’at (10/11/2017) sore. (KSOL/A.S. ADAM)

Pihaknya mengakui masih banyak terjadi pelanggaran terhadap APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas), maka untuk menegakkan kedisiplinan para pengendara AKP Tugiman berserta jajarannya selama 14 hari melakukan kegiatan Operasi Zebra Progo 2017. “Operasi ini akan diselenggarakan hingga 14 November ke depan,” katanya.

Rambu-rambu itu, lanjut Tugiman, kerap disepelekan padahal dapat membahayakan bagi pengendara dan pengguna jalan lainnya.

Menurut UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, lampu lalu-lintas (trafigtlight) merupakan alat pemberi isyarat lalu-lintas yang mengendalikan arus lalu-lintas menandakan kapan kendaraan harus berjalan dan berhenti secara bergantian dari berbagai arah. Trafigtlight terpasang di persimpangan jalan, tempat penyeberangan pejalan kaki (zebra cross), dan tempat arus lalu-lintas lainnya.

TILANG — Seorang pengendara menunggu surat tilang dari petugas, Jum’at (10/11/2017) sore. (KSOL/A.S. ADAM)

Disinggung soal “klitih”  atau perilaku kriminal pembacokan di jalan-jalan raya di Yogyakarta, kepada Kabar Sumatera ia menjawab bahwa Operasi Zebra yang difokuskan selama 14 hari ini tidak ada sangkut-pautnya dengan razia “klitih”.

Operasi ini, menurut Tugiman selain turut serta membangun budaya tertib berlalu-lintas bagi para pengendara di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pihak kepolisian juga akan terus-menerus menyadarkan pengendara jalan guna meminimalisir angka kecelakaan.

Selaku Kepala Ops Zebra, kepada Kabar Sumatera, AKP Tugiman membeberkan bahwa tidak ada sidang di tempat dalam operasi ini. Para pelanggar akan diarahkan kepada kejaksaan guna mengikuti pengadilan dan denda administrasi.

Meski dimulai sekitar jam 16.00 WIB, tak sampai jam setengah lima sore, dari pantauan Kabar Sumatera banyak pengendara yang terjaring razia karena tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan. Akibatnya petugas memberikan surat tilang sebagai sanksi berlalu-lintas.

 TEKS : A.S. ADAM | EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *