Anies-Sandi Diminta Waspadai Bangkitnya Birokrat Nakal

JAKARTA  | KSOL — Peneliti ICW Donal Fariz menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mempunyai tantangan selama 5 tahun masa kepemimpinannya. Salah satunya yaitu menghadapi partai politik di DPRD DKI.

“Tantangan terbesar mereka menghadapi kekuatan politik di DPRD DKI kelompok sudah lama puasa selama ini. Sehingga ada potensi untuk berkompromi,” ujar Donal Fariz dalam acara diskusi di Kantor DPW DKI PSI, Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Tantangan lain, menurut Donal, Anies dan Sandiaga akan menghadapi oknum birokrat ‘nakal’ di Pemprov DKI. Sebab menurutnya oknum-oknum birokrat tersebut tidak berani muncul sejak era kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi), Basuki T Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat saat menjadi gubernur DKI.

Baca juga: Anies-Sandi Diminta Kawal Sektor Pengadaan Barang dan Jasa di DKI

“Ada tantangan juga di internal birokrat nakal tiarap selama Jokowi, Ahok, Djarot berkuasa. Bukan tidak mungkin pergantian pimpinan ini akan mereka bangkit lagi, itu tantangan besar mereka mengalahkan birokrat ini,” ucap Donal.

Selain itu, Donal menyatakan Sandiaga juga harus lebih mengutamakan kepentingan warga DKI. Sebab Sandiaga berasal dari kalangan pengusaha, sehingga kepentingan bisnis harus dibatasi.

“Tantangan besar Wagub DKI punya unit bisnis besar di Jakarta dan daerah, pak Sandi seberapa kuat membatasi kepentingan kelompok bisnis yang bersangkutan sebagai Wagub DKI tentu ini harus jelas jangan sampai bos bisnis mengalahkan penyelenggara,” terang dia.

“Karena itu sudah ada kontroversi kemarin terlibat di OK OCE, itu bisa dipandang sebagai tindakan nepotisme, menunjuk keluarga. Ada anggaran negara kegiatan itu, itu tantangan, membatasi kepentingan politik dan bisnis,” lanjut Donal.

TEKS/FOTO : DETIK.COM 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *