Meski banyak dicibir, popularitas Harnojoyo tetap unggul. Survey SMRC membuktikan

Wali Kota Palembang, Harnojoyo | Foto ; Bagus Kurniawan

PALEMBANG | KSOL – Harnojoyo, Wali Kota Palembang, sejak menduduki pelaksana tugas (Plt) hingga definitif memiliki 2 program unggulan; kebersihan dan gerakan shaat shubuh berjamaah.

Khusus gerakan shubuh, nyaris semua pihak memuji. Tapi sebaliknya untuk program bersih-bersih di setiap RT dengan turun langsung ke comberan, tidak sedikit cibiran dari sebagian warga.

Bahkan, Harno mengaku dalam satu kesempatan, ada saja warga yang memilih menjadi penonton saat Harnojoyo dan sebagian warga lain membersihkan sambah di sekitar rumahnya.

Namun, gerakan gotong-royong dengan bersih bersih sampah faktanya memberi efek strategis, terutama peningkatan popularitas Harnojoyo menjelang Pilkada Palembang 2018.

“Harnojoyo memiliki popularitas hingga 92 persen dan tingkat kesukaan mencapai 81 persen, begitu juga dengan Fitrianti Agustinda memiliki popularitas 70 persen dan tingkat kesukaan mencapai 82 persen, ini lah menjadi modal utama mereka unggul atas calon lainnya,” ujar Djayadi Hanan, CEO Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC)

Djayadi menjelaskan keunggulan incumbent dari calon lainya dikarenakan tiga factor. Pertama; tingkat popularitas cukup tinggi dan diiringi dengan tingkat kesukaan masyarakat kepada Harnojoyo maupun Fitrianti Agustinda.

Kedua; sejumlah program yang dijalankan pasangan ini dinilai positif oleh masyarakat. Ketiga; kepuasan masyarakat terhadap pasangan ini cukup tinggi

“Harnojoyo memiliki popularitas hingga 92 persen dan tingkat kesukaan mencapai 81 persen, begitu juga dengan Fitrianti Agustinda memiliki popularitas 70 persen dan tingkat kesukaan mencapai 82 persen, ini lah menjadi modal utama mereka unggul atas calon lainnya,” ujarnya.

Faktor berikutnya, terkait program yang dijalankan, baik program infrastruktur, sosial keagamaan, seperti gotong-royong dan safari subuh.

“Termasuk program menuju Palembang Emas yang diangap berhasil oleh masyarakat Palembang, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 93 persen, dan hanya sekitar 5 persen masyarakat yang menyatakan kurang puas,” ujarnya.

Ujaran Hanan ini berdasar Hasil survei SMRC, yang dilaksanakan sejak 24-31 Agustus, SMRC menggunakan sample 450 orang dengan usia diatas 17 tahun, dengan margin eror 4,7 persen.

Melihat hasil survei tersebut, SMRC menyimpulkan sekiranya Pilkada Palembang dilakukan hari ini, (Senin, 10/10/2017), pasangan Harnojoyo-Fitri Agustinda menang telak dari para pesaingnya.

Hal ini terjadi, bila menggunakan 10 nama, maka incumbent (Harnojoyo) masih unggul dengan 38,2 persen, disusul Sarimuda dengan 30 persen, Lury Elza Alex Noerdin 3,1 persen, Fitrianti Agustinda 2,7 persen, dan Mularis Djahri 0,9 persen.

Namun bila dari 10 nama itu diperkecil menjadi 4 nama, Harnojoyo tetap unggul dengan perolehan suara 40,9 persen, disusul Sarimuda dengan 32,7 persen, lalu diikuti Lury Elza Alex Noerdin dengan 3,3 persen, dan terakhir Mularis Djahri 1,1 persen.

“Jika dikerucutkan lagi menjadi dua nama,  Harnojoyo jauh unggul dengan perolehan suara 42,9  persen diatas pesaingnya Sarimuda yang memperoleh 34,7 persen suara,” ujar CEO SRMC, Djayadi Hanan, beum lama ini.

Sementara jika survey dilakukan berpasangan, lagi-lagi pasangan incumbent unggul dari pesaingnya. Harnojoyo – Fitrianti Agustinda unggul telak dengan perolehan suara 41,8 persen. Sementara Sarimuda – Abdul Rozak memperoleh suara 28,4 persen, dan Mularis Djahri – Lury Elza hanya mendapat 3,8 persen. Sementara sebanyak 22 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

TEKS : T PAMUNGKAS | EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *