Ada 4,8 juta anak putus sekolah tak duduk di bangku sekolah

JAKARTA |  KSOL – Iman Usman, Direktur Produk dan Kerjasama Ruangguru, mengatakan, hingga tahun 2015 ada 4,8 juta anak usia sekolah di Indonesia tidak berada di bangku sekolah.

Hal itu dikatakan Iman mengutip data United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) yang terungkap pada putaran final kompetisi global MIT-SOLVE yang diselenggarakan MIT (The Massachusetts Institute of Technology) di New York Amerika Serikat, Minggu (19/09/2017).

Melalui press release-nya yang dikirim ke redaksi kabarsumatera.com Iman menjelaskan, pada kompetisi yang diikuti hampir 1000 organisasi dari 103 negara ini bertujuan mencari solusi dari berbagai masalah global, seperti kesehatan, pemberdayaan wanita, pendidikan, serta tantangan kerja, dengan pemanfaatan teknologi.

Iman Usman Direktur Produk dan Kerjasama Ruangguru

Melalui press release-nya yang dikirim ke redaksi kabarsumatera.com, Iman mengatakan, kompetisi yang diikuti hampir 1000 organisasi dari 103 negara ini bertujuan mencari solusi dari berbagai masalah global, seperti kesehatan, pemberdayaan wanita, pendidikan, serta tantangan kerja, dengan pemanfaatan teknologi.

Menurut Iman, pada event itu terungkap hampir setiap lowongan pekerjaan yang dirilis oleh perusahaan di Indonesia mengharuskan pelamar minimal memiliki ijazah kelulusan SMA atau SMK. Kondisi ini menurut Iman menyulitkan anak-anak putus sekolah untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Terkait dengan hal itu Iman mengatakan,  pada event itu Tim Ruangguru mengajukan ide Ruangguru Digital Bootcamp, yaitu Program yang berupa bimbingan belajar online. Tujuannya untuk membantu anak putus sekolah agar mereka bisa mendapat ijazah SMA, sekaligus mempermudah para alumnus memperoleh pekerjaan yang lebih layak.

Menurut Iman Bimbel ini dilakukan secara online dalam format video pembelajaran dan tutoring berbasis group-chat. Praktiknya,  para peserta didampingi para tutor terbaik dan konsultan pendidikan Ruangguru.

Selain berisikan materi-materi persiapan ujian paket C, modul yang disediakan pada program ini juga mencakup materi persiapan kerja. “Dengan layanan ini, anak-anak putus sekolah dapat tetap mengenyam pendidikan dan memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik,” tulisnya.

Iman menjelaskan, program Ruangguru Digital Bootcamp ini sebelumnya sudah dijalankan. Hasilnya dapat memberi manfaat pada ribuan pelajar di Indonesia. “Namun kami berpikir, bahwa solusi serupa sebenarnya juga dapat dinikmati bagi mereka yang ada di sektor pendidikan informal untuk membantu mereka lulus ujian paket,” ujarnya.

Berdasar pada sejumlah program yang sudah dilakukan, Ruangguru, perusahaan startup pendidikan asal Indonesia ini terpilih masuk ke putaran final pada kompetisi global MIT-SOLVE untuk kategori Youth, Skills and the Workforce of The Future.

Terpilihnya ruangguru dalam kompetisi ini, setelah melakukan presentasi dan tanya jawab dengan dewan juri di putaran final. Tim Ruangguru berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus.

Penghargaan yang diperoleh Ruangguru adalah; Solver of MIT, DFAT Prize dan Atlassian Prize. Penghargaan tersebut diberikan oleh Queen Rania of Jordan; Presiden MIT, Rafael Reif; Menteri Luar Negeri, Australia Julie Bishop; dan Mark Reading, Head of Atlassian Foundation.

Sebagai pemenang, Tim Ruangguru akan menerima dana hibah dan bantuan mentorship dari MIT, Pemerintah Australia, dan Atlassian Foundation untuk mengembangkan produk dan layanannya.

Tentang Ruangguru

Ruangguru merupakan perusahaan teknologi Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan, yang telah memiliki lebih dari 3 juta pengguna. Perusahaan ini didirikan sejak tahun 2014 oleh Belva Devara dan Iman Usman, yang keduanya berhasil masuk dalam jajaran pengusaha sukses dibawah 30 tahun melalui Forbes 30 under 30 untuk teknologi konsumen di Asia.

Ruangguru berkomitmen untuk menjadi mitra bagi pemerintah daerah demi memberikan pendidikan berkualitas melalui Sistem Manajemen Belajar (LMS). Tahun lalu, Ruangguru berhasil bekerja sama dengan 33 (dari 34) pemerintah provinsi dan lebih dari 305 pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia.

Selain itu, Ruangguru juga menawarkan video belajar berlangganan, marketplace les privat, layanan bimbingan belajar on-demand, tryout ujian online, dan lain-lain. Bagi warga yang ingin mengetahui lebih lanjut, dapat mengunduh aplikasi seluler Ruangguru di Play Store, App Store, atau kunjungi Ruangguru. Com.

TEKS : RELEASE EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *