Musikalisasi Puisi Sumsel Terbaik 3 pada Pekan Sastra 2017 di Padang

Muhammad Guwanda, S.Pd, M.Sn, Pelatih dan instruktur musik Tim Musikalisasi Puisi Sumsel (Foto.Dok.Pribadi/Wanda)

PADANG | KSOL – Tim Musikalisasi Puisi (MP) Sumsel harus puas dengan posisi 3 dalam kompetisi MP di Pekan Sastra 2017 di Padang, 3-7 September 2017. Dua terbaik diatasnya ditempati Balai Bahasa Sumatera Barat sebagai terbaik satu dan Medan menempati terbaik dua.

Muhammad Guwanda, S.Pd, M.Sn sang pelatih dan instruktur musik, awalnya memprediksi anak asuhnya akan masuk di posisi terbaik dua. Namun hasil yang diperoleh  terbaik tiga.

“Kita sebenarnya layak di posisi dua. Ini berdasar pada penilaian saya secara umum peserta, terutama tim yang tampil di akhir acara,” ujarnya saat dijumpai usai pengumuman, di Ball Room Hotel Inna Padang, Selasa (5/9/2017)

Namun menurut Wanda, tim MP Sumsel juga menyadari, diawal menjelang tampil ada persoalan teknis saat melakukan chek sound.

“Waktu chek sound disediakan panitia 10 menit, sementara kita karena ada persoalan teknis, kita menyita beberapa menit lebih dari sepuluh menit, jadi waktu yang seharusnya sudah tampil, kita masih sibuk dnegan chek sound. Mungkin dalam hal ini, kita sudah ada pengurangan nilai sejak awal, sehingga kita di posisi tiga,” ujarnya.

Apapun hasilnya, menurut Wanda harus bersyukur karena posisi ini akan menjadi motivasi bagi tim MP Sumsel untuk bisa tampil lebih baik di masa mendatang. “Kita tetap bersyukur, perkiraan kita benar, kita masuk di tiga besar, meskipun agak meleset dari posisi dua menjadi posisi tiga,” ujarnya.

Pada kompetisi MP di Padang, panitia mengundang 3 Dewan juri : Iyut Fitra, penyair Sumbar, Nina Rianti, pegiat sastra di Padang dan Dedi Siregar, penyair asal medan.

TEKS : IMRON SUPRIYADI  | FOTO : DOK.PRIBADI/WANDA



2 thoughts on “Musikalisasi Puisi Sumsel Terbaik 3 pada Pekan Sastra 2017 di Padang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *