Pekan Sastra 2017 Resmi Dibuka : Ikuti dengan Gembira dan Senang Hati

Prof Dadang Sunendar, M.Hum, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

PADANG | KSOL – Pekan Sastra 2017, scara resmi dibuka oleh Prof Dadang Sunendar, M.Hum, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ditandai pemukulan gendang tasa di Ball Room, Hotel Grand Inna Padang, Minggu (3/9/2017) malam, pukul 20.30 WIB

Pada sambutannya, Dadang mengatakan para peserta dalam mengikuti event ini harus bergembira, senang hati dan ikhlas. Sehingga, menurut Dadang melalui event ini akan menguatkan dan menumbuhkan kecintaan kita dan masyarakat terhadap karya sastra.

Oleh sebab itu, Dadang  mengimbau agar semua peserta dan semua yang terlibat dalam event ini, yang bukan sebatas ikut lomba, atau sekadar mendampingi, namun lebih dari itu harus ikut memaknai dan menanamkan kecintaan, serta meningkatkan apresiasi kita terhadap sastra di tanah air.

Senada dengan itu, Drs Agus Sri Danardana, M.Hum, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat mengatakan, dengan sikap gembira dan senang dalam mengikuti Pekan Sastra 2017 ini maka akan mengantarkan kita pada kebahagiaan.

“Oleh sebab itu, bila kemudian pada saatnya pengumuman nanti ada yang kalah, tidak perlu marah-marah, tidak perlu kecewa. Sebab tujuan kita pada acara ini bukan untuk mennag dan kalah, namun untuk memperat persaudaraan sekaligus menjadikan karya sastra sebagai identitas bangsa yang wajib kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Mulyadi, S.S, Koordinator Pelaksana mengatakan Pekan Sastra 2017 yang digelar kali ini merupakan event ke-4 kalinya, setelah sebelumnya digelar pertama kali pada 2014 oleh Balai Bahasa Provinsi Riau, Kantor Bahasa Provinsi Jambi 2015 dan Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu pada 2016.

Lebih lanjut Mulyadi mengatakan, Pekan Sastra 2017 ini mengedepankan semangat kebersamaan dan kekeluargaan diantara pelaku sastra, para peserta lomba dari berbagai daerah se-Sumatera.

Para Peserta dan Undangan dalam pembukaan Pekan Sastra 2017 di Hotel Grand Inna Padang, Minggu (3/9/2017)

Oleh sebab itu, Mulyadi menegaskan event ini bukan semata-mata menampilkan lomba, tetapi bertujuan untuk mengeratkan persaudaraan, persatuan dan saling menghargai, sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap sastra dan bahasa, yang merupakan kekayaan bangsa. “Oleh sebab itu, tema yang diusung kali ini, semarakkan sastra, martabatkan bahasa, rajut kebhinekaan,” ujarnya.

Pada acara yang dihadiri 189 peserta yang mewakili  dari 5 Balai Bahasa dan 5 Kantor Bahasa se-Sumatera, yaitu; (1) Balai Bahasa Aceh, (2) Sumatera Utara, (3) Riau, (4) Sumatera Selatan, (5) Sumatera Barat (6) Kantor Bahasa Kepulauan Riau, (7) Jambi, (8). Bangka Belitung, (9) Kantor Bahasa Lampung (10) Bengkulu.

Acara ini dihadiri para undangan, baik dari instansi pemerintah, Perguruan Tinggi di Kota Padang dan sejumlah lembaga lainnya.**

TEKS/FOTO : IMRON SUPRIYADI 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *