Sholat Idul Adha, Himbauan Pemkab Empat Lawang Masih Banyak Yang Tidak Hadir

EMPAT LAWANG I KSOL – Himbauan dari pemkab Empat Lawang yang di sampaikan keseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tentang seluruh jajaran OPD harus mengikuti sholat Idul Adha atau hari raya kurban 1438 Hijriyah tahun 2017 dihalaman pemkab Empat Lawang belum di indahkan oleh beberapa OPD, terbukti masih ada yang tidak hadir. Hal tersebut di katakan langsung oleh Bupati Empat Lawang H Syahril Hanafiah saat menyampaikan sambutan sebelum memulai sholat Idul Adha di halaman pemkab Empat Lawang, jum’at (1/9).

“Salah satu contoh, pada hari ini banyak pejabat yang hadir tapi banyak juga yang tidak hadir ataupun izin, padahal mereka seharusnya sholat Idul Adha di sini sesuai dengan himbauan dari pemkab Empat Lawang. Setelah selesai sholat silakan kalau memang ingin berkumpul dengan keluaraga atau pun ada urusan lain”katanya.

H Syahril Hanafiah (Bupati Empat Lawang)

Selain itu juga kata Syahril, kalau dilihat pejabat ataupun PNS yang sholat di halaman pemkab hari ini banyak juga yang berasal dari luar Empat Lawang tapi mereka memilih sholat disini, itu membuktikan bahwa mereka rela berkorban dan menunda berkumpul bersama keluarga mereka itu semata-mata untuk sholat Idul Adha di Pemkab Empat Lawang.

“Yang tinggal di lahat ataupun di linggau rumahnya lebih bagus,istrinya lebih cantik,mobil bagus dan keluarganya banyak tapi mereka rela mengorbankan perasaan mereka untuk bisa melaksanakan sholat Idul Adha disini. Yang lain harusnya seperti itu”kata Syahril.

Nabi Ismail saja lanjut Syahril, diminta oleh Allah SWT untuk mengorbankan anaknya untuk di sembelih maka dilaksankanya. Sebenarnya bukan masalah disembelihnya, tapi nabi Ismailharus mengorbankan perasaan sayang terhadap orang yang dikasihinya.

“Semua itu kalau di lakukan dengan iklas dan penuh pengorbanan hasilnya insa’allah akan bagus. Tapi kalau tidak iklas jadi kesanya terpaksa” cetuanya.

Syahril juga mengajak seluruh masyarakat Empat Lawang dalam memaknai Idul Adha 1438 Hijriah ini agar lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta rela berkorban dan mempererat talisilaturahmi kesesama.

“Karena kita tidak tahu berapa lama lagi kita hidup, mungkin 10 hari lagi bisa satu bulan atau satu tahun lagi, karena itu semua menjadi rahasiah Allah SWT, Dan kita sebagai manusia hanya bisa berserah diri” pungkasnya.

 

TEKS / FOTO : ARI / EDITOR : SAUKANI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *