Penyakit Rabies Bisa Di Cegah

EMPAT LAWANG I KSOL – Rabies atau umumnya dikenal sebagai penyakit yang disebabkan oleh gigitan anjing gila adalah penyakit serius yang menyerang otak dan sistem saraf. Penyakit ini digolongkan sebagai penyakit mematikan yang harus ditangani dengan cepat.

Syahrial Podril (Plt Kadinkes Empat Lawang)

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Empat Lawang Syahrial Podril melalui kasi pengendalian dan pemberantasan penyakit Desy Aryani menjelaskan, Pihaknya mencatat dari bulan Januari sampai Juli 2017 ada puluhan masyarakat kabupaten Empat Lawang yang terkena gigitan anjing, tapi gigitanya tidak sampai menyebabkan korban mengidap penyakit Rabies.

“ Untuk jumlah kasus yang disebabkan gigitan anjing, di puskesmas Tebing Tinggi ada 18 orang, Muara Saling 6 orang, pendopo barat 2 orang, Pendopo 15 orang, Sikap dalam 14 orang, Padang Tepong 4 orang, Muara Pinang 14 orang, Nanjungan 12 orang dan ada dua Puskesmas yang nihil yaitu Talang Padang dan Lesung Batu” bebernya, jum’at (25/8).

Sedangkan yang positif menderita penyakit Rabies kata Desy, belum ada, karena apabila ada masyrakat yang terkena gigitan anjing apabila mereka melapor ke Dinkes ataupun ke Pukesmas terdekat langsung di obati dan diberikan Vaksin.

“kepada masyarakat apabila ada keluarga yang terkena gigitan anjing gila bisa langsung datang ke Puskesmas yang ada dikecamatanya masing-masing, karena setiap puskes sudah dibekali berupa perlangkapan obat-obatan”katanya.

Dia juga menambahkan, bahwa penyakit rabies dapat menular bahkan bisa menyebabkan kematian, dan pihaknya selalu memberikan sosialisasi kepada puskesmas yang ada di Empat Lawang dan masyarakat, tentang cara untuk mencegah penyakit tersebut.

” Kita sering lakukan sosialisasi terutama puskesmas karena mereka paling dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Apalagi penyakit rabies apabila tidak cepat di obati bisa berakibat fatal bahkan bisa menyebabkan kematian,” pungkasnya.

 

TEKS/FOTO : ARI / EDITOR : SAUKANI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *