HUT RI ke 72, 98 WARGA BINAAN MENDAPATKAN REMISI

EMPAT LAWANG | KSOL – Sebanyak 98 warga binaan Cabang Rutan Tebing Tinggi  kabupaten Empat Lawang menerima remisi pengurangan masa tahanan dan remisi langsung bebas pada hari ulang tahun Indonesia yang ke 72 tahun 2017 di halaman Rutan Tebing Tinggi, kamis ( 17/8/2017 ).

Heri (kepala Cabang Rutan Tebing Tinggi)

” Pemberian remisi ini SK nya langsung dari menkumham RI. Untuk remisi kemerdekaan RI jumlahnya 98 dan yang mendapatkan remisi umum atau langsung bebas berjumlah 2 orang” ungkap kepala Cabang Rutan Tebing Tinggi Heri kepada wartawan kabarsumatera.com usai pemberian remisi kepada para tahanan.

Selain pemberian remisi dari Menkumham RI, Hari juga mengatakan, fasilatas seperti kursus pangkas rambut beserta alat pangkas rambut dari Dinsos dan bantuan transport dari Gubernur Sumsel juga di dapatkan oleh warga binaan.

” kemarin kita sudah mengadakan kursus pangkas rambut bekerjasama dengan 26 warga binaan. Untuk transport dari Gubernur jumlahnya Rp 200.000, itu hanya didapat oleh 2 orang yaitu yang mendapatkan remisi umum atau bebas” katanya.

Hari juga menjelaskan, jumlah tahanan yang berada di rutan Tebing Tinggi berjumlah 156 orang 126 narapidana dan 30 orang tahanan.

” untuk kapasitas rutan sendiri berjumlah 90 orang. Sebenarnya 156 itu sudah melebihi kapasitas yang ada ” jelasnya.

Dirinya juga berharap, untuk warga binaan yang mendapatkan remisi dan yang tidak mendapatkan remisi untuk terus berbuat baik serta memperbaiki diri dan tidak mengulangi perbuatan yang pernah di buat sebelumnya.

” untuk tahanan yang bebas pada hari ini semoga bisa memperbaiki diri lagi dan bisa membaur kepada masyarakat seperti biasa serta yang paling penting tidak mengulangi kesalahan yang sama ” harapnya.

Sementara itu Bupati Empat Lawang H Syahril Hanfiah mengatakan, Membangun hukum dan HAM adalah fondasi bagi pembangunan bidang lainya. Sebagaimana diketahui bahwa hukum dan HAM adalah satu kesatuan yang tidak bisa di pisahkan.

” Artinya bahwa hukum dan HAM ini sangat penting bagi proses reformasi hukum mulai dari pelayanan publik, penyelesaian kasus, pembenahan manajemen diri dan penguatan sumber daya manusianya” imbuhnya.

Orang nomor satu di bumi saling keruani sangi kerawati ini juga menambahkan, tugas dan peran strategia kementrian Hukum dan HAM dalam mengisi pembangunan di Republik Indonesia ini tidaklah ringan namun tidak akan berat jika dikerjakan secara gotong royong.

” yang pastinya bisa bertanggung jawab, bekerja secara iklas dan bekerja secara profesional sesuai dengan prosedur” pungkasnya.

 

TEKS / FOTO : ARI / EDITOR : SAUKANI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *