Anggota Polisi di Sumsel Ditusuk Saat Hendak Saksikan Organ Tunggal

JAKARTA | KSOL  — Anggota Polsek Sungai Keruh, Aiptu Andri Cahyadi Daulay ditusuk di Desa Layan, Sungai Keruh, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Akibatnya, Andri mengalami luka tusuk dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Dari data yang dihimpun detikcom, kejadian bermula saat korban bersama rekannya, Maman, akan pergi ke sebuah acara organ tunggal. Di tengah jalan, korban dihadang pelaku yang diketahui bernama Sukarno.

Saat korban berhenti, pelaku langsung melayangkan pisau tajamnya ke arah bagian tubuh hingga korban terjatuh dan mengalami luka. Sebanyak 6 luka tusukan diderita korban mulai dari dada 2 tusukan, punggung 1 tusukan, lengan kanan dan kiri serta bagian paha kanan.

Melihat korban bersimbah darah dan sudah dalam kondisi tidak berdaya, pelaku langsung kabur meninggalkan keduanya. Sementara Maman langsung meminta bantuan dan membawa korban ke rumah sakit terdekat.

“Ada sekitar enam luka tusukan yang dialami oleh Aiptu Andri Daulay. Begitu sampai tadi siang dalam kondisi sadar langsung kita tangani, saat ini sudah mulai membaik,” ujar Kepala Rumah Sakit Bhayangkara AKBP Yanuar Hidayatmo kepada wartawan, Senin (31/7/2017).

Yanuar menyebut, 6 luka tusukan di tubuh korban sayatan pisau dan tidak sampai mengenai bagian organ dalam tubuhnya. Untuk pemulihannya, korban harus menjalani perawatan selama 2 minggu ke depan.

“Sudah dicek semua tadi, termasuk rontgen untuk memastikan. Hasilnya tidak ada yang mengenai organ bagian dalam dan butuh waktu sekitar 2 minggu untuk pemulihan,” tutupnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Cahyu Budi Siswanto saat mengatakan, kasus ini masih diselidiki. Pelaku penusukan juga tengah diburu.

“Iya identitas pelaku sudah kita ketahui. Saat ini sudah mulai dilakukan penyelidikan untuk motifnya dan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujar Cahyu saat dikonfirmasi terpisah.

TEKS/FOTO : DETIK.COM | EDITOR : T PAMUNGKAS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *