Tak ingin kabut asap lagi, Singapura siap bantu restorasi lahan gambut di Sumsel

PALEMBANG | KSOL –  Tidak ingin terulang pada tahun 2015, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sudah melakukan restorasi lahan gambut diberbagai daerah melalui pertumbuhan ekonomi hijau. Begitu juga pihak ketiga dan negara siap membantu merestorasi lahan di daerah ini.

Alex Noerdin, Gubernur Sumsel mengakui, Singapura diantaranya sudah siap membantu dalam merestorasi lahan gambut di Sumsel. Bentuk keseriusan Singapura tersebut ditandai dengan kunjungan Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air belum lama ini.

Restorasi lahan gambut ini, terkait dengan kebakaran hutan dan lahan di Sumsel yang menyebabkan kabut asap. Oleh sebab itu, gubernur mewanti-wanti kepada setiap kepala daerah di setipa kabupaten dan kota di Sumsel agar lebih proaktif untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan berbagai upaya.

Mengingat, lahan di Sumsel cukup luas sehingga kebakaran harus dicegah. Para bupati harus proaktif dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan supaya Sumsel tidak ada kabut asap seperti pada 2015. “Jangan sampai hutan terbakar kembali seperti yang terjadi dua tahun lalu,” ujarnya di Palembang, Selasa (11/7/2017)

Terkait dengan upaya itu, menurut gubernur pihaknya terus melakukan antisipasi dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan telah membuat posko. Selain itu juga menyiagakan satuan tugas agar kebakaran tidak terulang kembali.

TEKS : T PAMUNGKAS |  EDITOR : IMRON SUPRIYADI  |  FOTO : GOOGLE IMAGE




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *