Kudo Ajak Warga Indonesia Jujur dalam Berdagang

JAKARTA | KSOL  — Kejujuran dalam berdagang menjadikan seseorang lebih adil dan produktif. “Kejujuran dalam berdagang juga akan memberi dampak positif kepada Indonesia dalam skala besar,” ujar Hanna Qibthiya, External Communications, Kudo (perusahaan rintisan Online-to-Offline (O2O), dalam press releasenya yang dikirim ke redaksi www.kabarsumatera.com, Rabu (12/6/2017).

Terkait dengan hal itu menurut Hanna, Kudo juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia lain untuk bergabung menjadi wirausaha mikro dengan modal kejujuran.

Dasar pemikiran Kudo, dilatari dengan realitas penduduk Indonesia yang mayoritas beragama islam. Oleh sebab itu, di  Bulan Suci Ramadhan dan Hari Idul Fitri nanti, menjadi momentum yang sangat penting bagi Indonesia.

Kiat yang dilakukan Kudo ini menurut Hanna, sebagi bentuk partisipasi Kudo dalam memanfaatkan momen untuk mengedukasi 450.000 agennya agar berdagang dengan #ModalJujur.  Apalagi, Kudo merupakan salah satu perusahaan rintisan Online-to-Offline (O2O) terbesar saat ini.

Pada press releasenya, Kudo juga melampirkan video #ModalJujur (lihat di: https://youtu.be/k5sJHn7pF7I) yang mengangkat kisah 3 agen di pelosok daerah Indonesia, yang dengan kehidupan serba kekurangan mereka justru mendonasikan sebagian besar keuntungan komisinya untuk orang lain.  Simak kisahnya : Siapa Bilang Berdagang Modal Jujur Rugi?

TEKS : REL/KUDO | ILUSTRASI : GOOGLE IMAGE




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *